Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gempa Turki, Tidak Ada Korban Jiwa WNI

Terdapat sekitar 5000 WNI yang tinggal di Turki, sebagian besar adalah mahasiswa sebanyak 2.700 orang dan pekerja spa sekitar 1.500 orang.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  09:24 WIB
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Ankara Turki melaporkan tidak ada WNI yang menjadi korban gempa berkekuatan 7 SR l di wilayah Aegean, Turki Tenggara pada Jumat (30/10/2020).

Gempa tersebut dirasakan hingga ke Istanbul yang berjarak sekitar 400 km dari lokasi gempa. Lokasi gempa ini berdekatan dengan negara tetangganya, Yunani.

KBRI Ankara bersama Satgas Perlindungan WNI di Turki terus berkoordinasi dengan WNI yang berada di wilayah tersebut.

"Sejauh ini tidak diperoleh laporan mengenai adanya WNI yang terkena dampak langsung gempa tersebut," ujar Harliyanto, Koordinator Perlindungan WNI KBRI Ankara.

Berdasarkan data KBRI Ankara, terdapat sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar WNI berprofesi sebagai pekerja spa dan mahasiswa.

Terdapat sekitar 5000 WNI yang tinggal di Turki, sebagian besar adalah mahasiswa (2.700) dan pekerja spa (1.500).

KBRI Ankara masih terus berkoordinasi dgn Satgas Perlindungan WNI, simpul-simpul WNI dan otoritas setempat.

Info sementara, sejumlah bangunan di pusat kota Izmir, kota ketiga terbesar di Turki setelah Istanbul dan Ankara, mengalami kerusakan berat.

Selain Izmir, kota-kota yang terdampak di sekitar wilayah tersebut antara lain kota Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin dan Mugla. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban akibat gempa tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa wni turki
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top