Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengangguran di Singapura Pecah Rekor Tertinggi dalam 16 Tahun

Kenaikan ini mencerminkan tantangan berkelanjutan terhadap perekonomian Singapura dari pandemi virus Corona.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  15:57 WIB
Mal di Orchard Road Singapura./Bloomberg - Wei Leng Tay
Mal di Orchard Road Singapura./Bloomberg - Wei Leng Tay

Bisnis.com, JAKARTA - Tingkat pengangguran keseluruhan di Negeri Jiran Singapura pada kuartal ketiga ini naik menjadi 3,6 persen, tertinggi sejak 2004.

Kenaikan ini mencerminkan tantangan berkelanjutan terhadap perekonomian Singapura dari pandemi virus Corona. Angka ini lebih rendah dari nilai median sebesar 3,7 persen yang diperkirakan dalam survei Bloomberg, sebelum rilis data dari Kementerian Tenaga Kerja pada Jumat (30/10/2020).

Otoritas Moneter Singapura mengatakan awal pekan ini bahwa pemulihan negara kota tersebut kemungkinan akan "bertahap dan tidak merata".

Selain itu, otoritas tersebut mengungkapkan bahwa pasar tenaga kerja diharapkan "hanya berkembang secara bertahap" tahun depan. Bank sentral melihat ekonomi berkontraksi sebesar 5 persen hingga 7 persen tahun ini.

Singapura telah mengerahkan sekitar S$100 miliar atau US$73 miliar dalam bentuk stimulus fiskal, termasuk subsidi gaji dan keringanan sewa, serta upaya jangka panjang untuk mendigitalkan bisnis dan melatih kembali pekerja yang diberhentikan.

Para pembuat kebijakan telah memberi isyarat bahwa mereka merencanakan dukungan fiskal lebih lanjut dalam anggaran mendatang, yang akan dirilis awal tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura pengangguran Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top