Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Uni Eropa Sepakat Dukung Kandidat Dirjen WTO dari Nigeria

Selain telah mengamankan suara Uni Eropa (UE), Okonjo-Iweala juga bersiap menerima dukungan dari kekuatan perdagangan besar lainnya.Pemerintah Jepang yang tidak mendukung Yoo akan segera memberi tahu WTO tentang keberpihakannya pada Okonjo-Iweala.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  16:38 WIB
 Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). - Istimewa
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 27 negara anggota Uni Eropa kemarin secara resmi sepakat mendukung Ngozi Okonjo-Iweala dari Nigeria untuk memimpin Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Sedangkan Amerika Serikat mendukung kandidat dari Korea Selatan, Yoo Myung-hee.

Dilansir Bloomberg, Selasa (27/10/2020), keputusan itu diungkap sumber yang dekat dengan masalah ini karena musyawarah bersifat rahasia. Sebelumnya diketahui, kedua perempuan itu merupakan calon final dari delapan kandidat yang diajukan sejak awal.

Selain telah mengamankan suara Uni Eropa (UE), Okonjo-Iweala juga bersiap menerima dukungan dari kekuatan perdagangan besar lainnya. Kyodo News melaporkan, pemerintah Jepang yang tidak mendukung Yoo akan segera memberi tahu WTO tentang keberpihakannya pada Okonjo-Iweala. Hal itu dilatarbelakangi hubungan tidak baik antara Jepang dan Korea Selatan. Adapun posisi China masih belum diketahui tetapi menjadi penting mengingat AS mendukung Yoo.

Satu dari dua nama tersebut akan menggantikan Roberto Azevedo yang mengundurkan diri pada akhir Agustus lalu, setahun sebelum masa jabatannya berakhir. Badan perdagangan yang berbasis di Jenewa itu menghadapi tantangan dari perang perdagangan AS-China, pandemi virus Corona, sistem arbitrase yang tertatih-tatih, dan kurangnya perangkat untuk mengatasi tantangan yang berkembang seperti subsidi industri.

WTO masih berkonsultasi dengan negara-negara anggotanya mengenai pencalonan Okonjo-Iweala dan Yoo. Nama Dirjen terpilih akan diumumkan pada 7 November mendatang.

Sementara itu, Eropa berada di tengah pertempuran perdagangan AS dan China selama tiga tahun terakhir, berusaha mendorong kedua negara untuk berbuat lebih banyak dalam membela aturan multilateral. Blok tersebut telah berjuang untuk membatasi dugaan kebijakan perdagangan dan investasi China yang tidak adil sambil mengecam proteksionisme dan pendekatan konfrontatif Presiden Donald Trump terhadap China dan Eropa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa WTO

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top