Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dua Kali Tes Negatif Covid-19, PM Bulgaria Akhirnya Terinfeksi Virus Corona

Borissov beserta tiga menteri kabinet lainnya menjalani isolasi mandiri pada Jumat (23/10/2020) sore.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  07:44 WIB
 Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov. - Istimewa
Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov mengaku bahwa dia positif  Covid-19 dan saat ini akan melakukan pengobatan di rumah, seperti yang disarankan oleh dokternya, Minggu (25/10/2020).

Borissov, yang bertemu Keith Krach, Wakil Menteri Luar Negeri untuk urusan Ekonomi AS pada Jumat (23/10/2020), telah memberitahu Kedutaan Besar AS di Sofia mengenai kondisi tersebut, menurut kepala inspektorat kesehatan Sofia.

Kantor pers pemerintah menyebut Borissov masih dapat menjalankan tugasnya dan terus berkontak dengan para menterinya.

Borissov beserta tiga menteri kabinet lainnya menjalani isolasi mandiri pada Jumat (23/10/2020) sore usai melakukan kontak dengan wakil menteri, yang terbukti positif Covid-19.

Otoritas kesehatan lantas mengakhiri karantina Borissov pada Sabtu (24/10/2020) setelah dua hasil tes Covid-19 menunjukkan negatif. Namun, pada Minggu (25/2020), ia dinyatakan positif.

"Meski karantina saya sudah berakhir, sejak Jumat saya telah menunda semua pertemuan dan jadwal kegiatan publik beberapa hari ke depan," kata pria berusia 61 tahun itu di akun Facebook miliknya.

"Setelah dua kali tes PCR, hari ini saya positif Covid-19," katanya.

"Saya merasa tidak enak badan. Untuk saat ini, dengan arahan dokter, saya tetap menjalani pengobatan di rumah."

Sementara itu, Menteri Kesehatan Kostadin Angelov mengatakan sedang mengisolasi diri lantaran telah bertemu dengan Borissov pada Jumat (23/10/2020).

Bulgaria, seperti kebanyakan negara Uni Eropa lainnya, sedang menghadapi lonjakan tajam infeksi baru selama tiga pekan terakhir. Tercatat 1.043 infeksi baru pada Minggu (25/10/2020) di negara berpenduduk 7 juta jiwa tersebut, sehingga totalnya menjadi 37.562 infeksi, termasuk 1.084 kematian.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BULGARIA Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top