Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bom Bunuh Diri di Afganistan, 24 Orang Dilaporkan Tewas

Aksi bom bunuh diri terjadi di luar pusat pendidikan Kawsar-e Denmark di daerah Pul-e-Khoshk, Kabul barat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  14:24 WIB
Tentara Afganistan dan Tentara NATO memeriksa bangunan yang rusak akibat serangan bom, Kamis (10/11/2016).  - Reuters
Tentara Afganistan dan Tentara NATO memeriksa bangunan yang rusak akibat serangan bom, Kamis (10/11/2016). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Sedikitnya 24 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam aksi bom bunuh diri di sebuah pusat pendidikan di Kabul, menurut laporan Kementerian Dalam Negeri Afganistan.

Ledakan itu terjadi di luar pusat pendidikan Kawsar-e Denmark di daerah Pul-e-Khoshk, Kabul barat.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Tariq Arian mengatakan penyerang sedang mencoba memasuki pusat pendidikan tersebut, ketika dia dihentikan oleh penjaga keamanan dan meledakkan bahan peledaknya.

Serangan itu menyebabkan sedikitnya 24 orang tewas dan 57 orang luka-luka, menurut kementerian itu. Serangan tersebut terjadi di daerah yang menjadi tempat tinggal banyak komunitas minoritas Syiah seperti dikutip dari Aljazeera.com, Minggu (25/10).

Kelompok bersenjata ISIS telah melancarkan beberapa serangan di Afganistan terhadap komunitas Syiah, yang dianggapnya murtad.

Di daerah yang sama di Kabul, puluhan siswa tewas dalam serangan di pusat pendidikan lain pada 2018. Sedangkan pada Mei, pria bersenjata menyerang bangsal bersalin dan menewaskan 24 orang, termasuk seorang ibu dan bayi.

Taliban menyangkal bertanggung jawab atas serangan terbaru yang terjadi pada waktu yang sensitif ketika perwakilan kelompok bersenjata dan pemerintah bertemu di Qatar untuk mencari kesepakatan damai.

Kekerasan meningkat baru-baru ini dan Amerika Serikat berencana menarik pasukannya yang tersisa di negara itu.

AS menandatangani kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari sekaligus membuka jalan untuk menarik pasukan Amerika Serikat dari konflik tersebut.

Para pejabat AS mengatakan kesepakatan itu juga akan membantu memfokuskan kembali upaya keamanan dalam memerangi ISIS, yang merupakan saingan Taliban di Afghanistan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom afganistan bom bunuh diri

Sumber : Aljazera.com

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top