Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bikin Heboh, Menghilangnya Fungie Si Lumba-Lumba Kesayangan

Fungie adalah seekor lumba-lumba berhidung botol yang telah tinggal di pintu masuk pelabuhan Dingle, Irlandia sejak 1983 dikutip dari CNN Rabu (21/10/2020).
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  19:34 WIB
Fungie  si lumba/lumba
Fungie si lumba/lumba

Bisnis.com, JAKARTA - Maskot pantai County Kerry di barat daya Irlandia, Fungie dinyatakan hilang setelah pemerintah Irlandia memberlakukan lockdown kembali selama enam minggu.

Fungie adalah seekor lumba-lumba berhidung botol yang telah tinggal di pintu masuk pelabuhan Dingle, Irlandia sejak 1983 dikutip dari CNN Rabu (21/10/2020).

Kehilangan Fungie ini menembus berita utama di media-media Irlandia yang sebelumnya dipenuhi pemberitaan terkait Covid-19.

Selama 37 tahun, mamalia laut liar ini telah menjadi selebriti Irlandia berkat sifat ramah dan cintanya kepada orang-orang. Fungie menarik banyak pengunjung datang dari jauh ke pelabuhan kota kecil itu untuk menemuinya.

Pemegang Guinness World Records untuk lumba-lumba soliter terlama yang tercatat ini belum menampakkan batang hidungnya sejak seminggu lalu.

Salah seorang penduduk setempat yang membantu mengoordinasikan pencarian mengungkapkan Fungie terakhir terlihat berenang disamping perahu nelayan pada Kamis 14 Oktober.

"Ini benar-benar di luar karakternya. Paling lama dia menghilang selama empat sampai lima jam," ungkap Jimmy Flannery, kepala Dingle Dolphin Boat Tours yang telah bekerja selama 33 tahun.

Flannery mengungkapkan pencarian Fungie hampir sama sama dengan pencarian manusia yang menghilang, 12 kapal dikerahkan untuk mencari pada Sabtu dan Minggu, penyelam dari tim Pencarian dan Penyelamatan Mallow melakukan pencarian ekstensif di teluk-teluk kecil ditempat biasa ia pergi atau terlihat.

Selain itu mereka juga melakukan pemindaian sonar di dasar laut, tetapi belum menemukan jejaknya.

Menurut Flannery, Fungie menghilang dikarenakan lockdown yang diberlakukan menyebabkan tidak adanya aktivitas disekitar pantai yang mungkin membuat Fungie pergi dari pantai itu.

Namun Kepala Ilmu Pengetahuan dan CEO Grup Paus dan Lumba-Lumba Irlandia Simon Berrow mengungkapkan lumba-lumba hidung botol jantan memiliki harapan hidup 30 hingga 40 tahun.

Sementara Fungie diperkirakan sudah berumur 40 tahun, Berrow mengatakan hilangnya Fungie sudah diperkirakan.

"Untuk melimpahnya BND [lumba-lumba hidung botol] di lepas pantai barat Irlandia, yang terdampar relatif sedikit. Saya tidak tahu kenapa, tapi mungkin mereka berenang dilepas pantai atau tenggelam saat mati atau sekarat. Sulit untuk diketahui, tapi itu lebih baik begini," ungkap Berrow.

Seluruh industri di daerah tersebut akan menderita kerugian setelah menghilangnya Fungie ungkap Berrow. Secara ekonomi ini sangat tidak baik untuk penduduk setempat, tetapi yang menjadi perhatian saat ini adalah dimana dia sekarang.

Berrow mengungkapkan Fungie adalah keluarga, teman dan juga maskot.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lumba-lumba irlandia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top