Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Demo UU Cipta Kerja, Ruhut Sitompul: Hati Boleh Panas, Kepala Dingin

Menurutnya, tindakan anarkis hanya akan merugikan banyak orang terutama rakyat kecil.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  12:04 WIB
Politisi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @Twitter
Politisi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @Twitter

Bisnis.com, JAKARTA - Politisi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul mengimbau mahasiswa, buruh, dan elemen masyarakat lain yang akan berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja pada hari ini, Selasa (20/10/2020) untuk mewaspadai provokator atau oknum tidak bertanggung yang menyusup ke dalam aksi, sehingga menimbulkan kerusuhan.

“Memang demonstrasi tidak dilarang, tapi saya mohon harus tetap waspada, waspada, waspadalah, karena ada pihak ketiga penunggang-penunggang gelap dan begundal provokator. Karena itu, hati boleh panas, kepala tetap dingin,” cuitnya melalui akun Twitter pribadinya @ruhutsitompul, Selasa (20/10/202).

Menurutnya, tindakan anarkis hanya akan merugikan banyak orang terutama rakyat kecil.

Dalam cuitan tersebut, Ruhut juga menyampaikan bahwa baik pemerintah dan DPR RI telah menjelaskan dengan gamblang tujuan pembentukan UU Ciptaker yakni untuk memajukan negara Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI dan sejumlah serikat buruh dikabarkan akan kembali turun ke jalan pada hari ini untuk berunjuk rasa menolak UU Ciptaker.

Tuntutan para pengunjuk rasa pun masih sama yakni penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja, mendesak Presiden Joko Widodo segera mencabut undang-undang tersebut melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo Omnibus Law
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top