Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pantau Situasi Istana dan Titik Demo UU Cipta Kerja Hari Ini via Link CCTV Berikut

Buruh hingga mahasiswa atau Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada hari ini akan menggelar demo menolak UU Cipta Kerja.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  08:07 WIB
Massa berkerumun tanpa menjaga jarak fisik protokol kesehatan saat mengikuti aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja Omnibus Law di depan kompleks DPRD Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/10/2020). Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau agar masyarakat yang berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi di depan publik melaksanakan protokol kesehatan dan menjaga jarak fisik guna mencegah penyebaran Covid-19 yang berpotensi terjadi pada kerumunan demonstrasi. ANTARA FOTO - Aji Styawan
Massa berkerumun tanpa menjaga jarak fisik protokol kesehatan saat mengikuti aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja Omnibus Law di depan kompleks DPRD Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/10/2020). Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau agar masyarakat yang berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi di depan publik melaksanakan protokol kesehatan dan menjaga jarak fisik guna mencegah penyebaran Covid-19 yang berpotensi terjadi pada kerumunan demonstrasi. ANTARA FOTO - Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA – Sejak disahkan dalam rapat paripurna di DPR pada 5 Oktober 2020, gelombang penolakan atas Omnibus Law UU Cipta Kerja masih berlangsung hingga hari ini, Selasa (20/10/2020).

Sejumlah elemen masyarakat, buruh hingga mahasiswa atau Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada hari ini akan menggelar demo yang dipusatkan di Taman Pandang, depan Istana Negara.

Secara garis besar tuntutan demonstran adalah: menolak UU Cipta Kerja, menutut Presiden Joko Widodo mengeluarkan perppu untuk membatalkan UU Cipta Kerja, transparansi anggaran Covid-19.

Gelombang demo itu akan berlangsung sejak pagi hari pukul 09.00 WIB hingga sore hari.

Berikut sejumlah demo yang akan digelar hari ini terkait penolakan UU Cipta Kerja:

1.Pukul 09.00 WIB, demo oleh Gerakan Buruh Bersama Rakyat / GEBRAK (KPBI, KASBI, KSN, SGBN, SINDIKASI, FPPI, PPI, FKI, Jarkom SP Perbankan, SPV, KPA, LMND-DN, FIJAR, AKMI, SEMPRO, Perempuan Mahardhika, PurpleCode Collective, LBH Jakarta, KPR, YLBHI, BEM Jentera) di Taman Pandang depan Istana Negara.

Peserta demo kurang lebih 2.500-3.000 orang.

Tuntutan: Meminta Presiden untuk segera menerbitkan perppu pembatalan UU Cipta Kerja, fokus penanganan pandemi Covid-19, setop PHK massal, hentikan tindakan represifitas aparat negara dan kriminalisasi terhadap pejuang rakyat yang sedang menyuarakan aspirasi.

2. Pukul 09.00 WIB, demo oleh Aliansi Tolak Omnibus Law / ATOS (DPP PPMI, DPP FSPASI) di Taman Pandang depan Istana Negara. Peserta demi kurang lebih  200 orang.

Tuntutan: Cabut UU Omnibus Law

3. Pukul 10.00 WIB, demo oleh Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) di Taman Pandang depan Istana Negara, peserta kurang lebih 50 orang.

Tuntutan:cabut dan batalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja

4. Pukul 10.00 WIB, demo oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia / BEM SI (UNJ, PNJ, ITT PLN, UNIDA, STIAMMI, TAZKIA, AKA Bogor, UNSURYA, POLIMEDIA, YARSI, Trilogi) di Taman Pandang, depan Istana Negara, peserta kurang lebih  500-750 orang.

Untuk memantau kondisi demo hari ini, Anda dapat melihat secara daring kondisi sekitar Istana, Monas, dan Jalan Medan Merdeka lewat sejumlah closed circuit television (CCTV) yang telah dipasang.

Berikut sejumlah CCTV online di Istana, Sekitar Medan Merdeka, dan Monas, dan sekitar Patung Kuda:

http://cctv.balitower.co.id/Pospol-Merdeka-Utara-506818_1/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-010-506633_3/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-010-506633_1/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-010-506633_2/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-009-506632_3/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-009-506632_2/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-009-506632_1/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-008-506631_1/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-008-506631_2/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-006_b/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-006_c/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Utara-001_b/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-002_b/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-003_a/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Monas-Barat-003_b/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Pospol-Merdeka-Barat-506817_1/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Gambir-018-700457_5/embed.html

http://cctv.balitower.co.id/Gambir-018-700457_2/embed.html

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo cctv Omnibus Law
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top