Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Partai Nasdem Minta Tata Kelola Vaksinasi Covid-19 Harus Transparan

Pemerintah telah menyiapkan tiga sumber vaksin Covid-19 yakni Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  09:58 WIB
Seorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19, dalam tur media yang diorganisir pemerintah di Beijing, China, 24 September 2020. - Antara/Reuters
Seorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19, dalam tur media yang diorganisir pemerintah di Beijing, China, 24 September 2020. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menilai tata kelola vaksinasi Covid-19 harus transparan agar masyarakat memahami dan yakin akan kemampuan vaksin tersebut dalam membentuk kekebalan tubuh.

“Saat ini masyarakat bertanya-tanya bagaimana posisi Indonesia terkait pengadaan vaksin. Ketersediaan vaksin Covid-19 memang menjadi harapan masyarakat untuk keluar dari krisis akibat pandemi,” ujar Wakil Ketua MPR Fraksi Partai Nasional Demokrat, Lestari Moerdijat dikutip dari cuitan akun Twitter resmi Partai Nasdem @NasDem, Senin (19/10/2020).

Tata kelola yang transparan tersebut meliputi perencanaan yang matang dari pemerintah dalam proses distribusi dan pengaplikasian vaksin Covid-19, tahapan proses ditemukannya vaksin, serta produksinya juga disosialisasikan kepada masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan tiga sumber vaksin Covid-19 yakni Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac, rencananya mulai didistribusikan pada November 2020.

Untuk tahun ini, Cansino menyanggupi 100.000 vaksin (single dose) pada November, dan 5 juta dosis (dual dose) G42/Sinopharm akan mulai datang juga pada bulan yang sama.

Sementara, Sinovac menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember 2020, dengan komitmen pengiriman 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) lagi pada minggu pertama Desember 2020, ditambah 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasdem Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top