Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Redam Virus Corona, Prancis Berlakukan Jam Malam. Pelanggar Didenda 135 Euro

Jam malam itu berlaku dari pukul 21:00 hingga 06:00 mulai berlaku pada Sabtu (17/10/2020).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  07:25 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron. - Reuters
Presiden Prancis Emmanuel Macron. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan jam malam di Paris dan delapan kota lainnya untuk  mengekang penyebaran Virus Corona yang cepat sebagaimana juga terjadi di  negara Eropa lainnya.

Jam malam itu berlaku dari pukul 21:00 hingga 06:00 mulai berlaku pada Sabtu (17/10/2020). Aturan ketat itu berlangsung setidaknya selama empat minggu, kata Macron dalam wawancara yang disiarkan televisi seperti dikutip BBC.com, Kamis (15/10/2020).

Selain di Paris, jam malam akan diberlakukan di Ibu Kota Paris di Marseille, Lyon, Lille, Saint-Etienne, Rouen, Toulouse, Grenoble, dan Montpellier.

Kebijakan itu akan mempengaruhi sekitar 22 juta orang dan tidak tertutup kemungkinan akan adanya perpanjangan.

Presiden Macron mengatakan Virus Corona telah menyebar ke seluruh bagian Prancis, sehingga langkah itu akan menghentikan orang mengunjungi restoran dan rumah pribadi pada sore dan malam hari.

Penduduk akan membutuhkan alasan yang kuat untuk berada di luar rumah mereka selama jam malam, kata presiden, seraya menambahkan bahwa dia memahami bahwa jam malam adalah hal yang "sulit" untuk dilakukan.

Perjalanan penting akan diizinkan. Siapa pun yang melanggar jam malam akan didenda €135.

Adapun, sekolah akan tetap buka dan orang-orang masih dapat melakukan perjalanan antar daerah pada siang hari. Selain itu, tidak lebih dari enam orang akan diizinkan berkumpul di dalam rumah pribadi, tetapi pengecualian akan dibuat untuk rumah tangga besar, kata Macron.

Perusahaan yang terdampak secara finansial karena langkah-langkah baru itu akan mendapatkan bantuan negara, katanya.

"Pesan yang ingin saya sampaikan malam ini adalah bahwa saya membutuhkan Anda semua, kita saling membutuhkan untuk menemukan solusi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prancis Virus Corona Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top