Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Prabowo ke Amerika, PDIP: Untuk Kepentingan Strategis Indonesia

Anggota Komisi XI DPR, Hendrawan Supratikno menilai kunjungan Menhan Prabowo Subianto tidak terlepas dari kepentingan untuk membangun komunikasi dengan AS.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  15:59 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). -  Antara / Puspa Perwitasari.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). - Antara / Puspa Perwitasari.

Bisnis.com, JAKARTA — Anggota Komisi XI DPR, Hendrawan Supratikno menilai kunjungan Menhan Prabowo Subianto sebagai langkah tepat dan akan mampu memosisikan kepentingan Indonesia ditengah konstelasi politik global.

Menurutnya upaya Prabowo itu tidak terlepas dari kepentingan untuk membangun komunikasi dan saling pengertian dengan negara adidaya seperti AS. Oleh karena itu, katanya, kunjungan itu sangat penting untuk masa depan Indonesia.

Kendati demikian, Hendrawan tetap mengingatkan agar Indonesia harus pandai-pandai menempatkan diri dan bersikap dalam konstelasi dan format struktur kekuatan dunia masa depan.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, Indonesia tidak boleh terombang ambing dalam rivalitas kepentingan dan perburuan akumulasi sumberdaya global.

“Posisi kita harus jelas dan dimengerti oleh mitra-mitra strategis kita. Jangan sampai kita terjepit dan jadi mangsa empuk pergulatan super-power. Membangun aliansi lintas kepentingan ini penting sekali," katanya, Kamis (15/10/2020).

Di sisi lain tak dapat dipungkiri juga bahwa kunjungan Prabowo sudah pasti akan menaikkan political standing-nya. Namun, Hendrawan menilai hal itu wajar-wajar saja.

”Memang ada yang takut bila setelah dari AS, PS (Prabowo Subianto) nyapres lagi?" ujarnya.

Adapun terkait kemungkinan adanya permintaan imbalan politik dari Amerika Serikat dibalik kunjungan Menhan, Hendrawan tak menampik kemungkinan tersebut.

Menurutnya, hal terpenting adalah apapun konteks kunjungan tersebut, Indonesia tetap memegang prinsip politik luar negeri sebagaimana yang diamanatkan konstitusi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip amerika serikat prabowo subianto
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top