Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Puan Posting UU Cipta Kerja di Instagram, Begini Reaksi Tidak Terduga Netizen

Unggahan Puan soal Omnibus Law ini membuat netizen bersilaturahmi di kolom komentar unggahannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  04:50 WIB
Ketua DPR Puan Maharani /Bisnis - TV Parlemen
Ketua DPR Puan Maharani /Bisnis - TV Parlemen

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani membahas soal UU Cipta Kerja di akun Instagramnya, Minggu (11/10/2020). Ia mengunggah potongan video saat memimpin Rapat Paripurna salah satunya untuk mengesahkan Omnibus Law menjadi UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Senin, 5 Oktober 2020. 

"RUU Cipta Kerja telah dapat diselesaikan oleh Pemerintah dan DPR melalui pembahasan yang intensif dan dilakukan secara terbuka, cermat, dan mengutamakan kepentingan nasional, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang," ujarnya dalam pidato itu yang diunggah kembali.

Puan kemudian menuliskan kembali isi pidatonya pada unggahan videonya itu. Kata Puan, melalui UU Cipta Kerja, diharapkan dapat membangun ekosistem berusaha di Indonesia yang lebih baik dan dapat mempercepat terwujudnya kemajuan Indonesia.
.
Menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu, jika undang-undang itu dianggap belum sempurna, maka sebagai negara hukum terbuka ruang untuk dapat menyempurnakan Undang Undang tersebut melalui mekanisme yang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Unggahan Puan ini membuat netizen bersilaturahmi di kolom komentar unggahannya. Alih-alih mendapatkan dukungan, sebagian besar komentar yang masuk bernada mencemooh, meledek, dan menghujatnya. 

"Perempuan yang pemberani dan pekerja keras, semangat terus mbak Najwa," kata seorang netizen membelokkan ke Najwa Shihab. "Semangat terus, sehat selalu, semoga selalu di beriketabahan kamu bersama kami mba Najwa," timpal netizen lain. 

View this post on Instagram

Dalam masa persidangan 1 tahun sidang 2020-2021, DPR-RI sudah melakukan penyelesaian pembahasan terhadap 5 RUU. . Salah satunya RUU Cipta Kerja. . RUU Cipta Kerja telah dapat diselesaikan oleh Pemerintah dan DPR melalui pembahasan yang intensif dan dilakukan secara terbuka, cermat, dan mengutamakan kepentingan nasional, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. . Melalui UU Cipta Kerja, diharapkan dapat membangun ekosistem berusaha di Indonesia yang lebih baik dan dapat mempercepat terwujudnya kemajuan Indonesia. . Apabila Undang Undang ini, masih dirasakan oleh sebagian masyarakat belum sempurna, maka sebagai negara hukum terbuka ruang untuk dapat menyempurnakan Undang Undang tersebut melalui mekanisme yang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. . DPR melalui fungsi pengawasan akan terus mengevaluasi saat UU tersebut dilaksanakan dan akan memastikan bahwa Undang Undang tersebut dilaksanakan untuk kepentingan nasional dan kepentingan rakyat Indonesia.

A post shared by Puan Maharani (@puanmaharaniri) on

Ada yang meledek peristiwa ketika ia mematikan mikrofon saat anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K. Harman berbicara. "Si kecil aktif ya moms, suka matiin mic," tulis seorang netizen. "Eh di aku suaranya kok gak ada," ujar netizen lainnya. Bahkan ada yang mengajarinya bersopan santun. "Ibu diajarin sama orang tua gak sih. Kalau ada orang berbicara didengarkan bukannya dimatikan micnya," tulis netizen. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr Omnibus Law cipta kerja

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top