Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kalau Tidak Puas UU Cipta Kerja, Jokowi: Silahkan Ajukan Uji Materi

Presiden Jokowi berkeyakinan UU Cipta Kerja akan memperbaiki kehidupan jutaan pekerja di Indonesia.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 09 Oktober 2020  |  18:09 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10 - 2020) / Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10 - 2020) / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo tidak bergeming dengan protes masyarakat terhadap UU Cipta Kerja. Dia meminta masyarakat yang keberatan terhadap UU tersebut untuk menempuh jalur konstitusional.

“Sistem ketatanegaraan memang mengatakan seperti itu. Kalau masih ada yang tidak puas dan menolak silakan diajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi,” kata Presiden menangggapi aksi protes masyarakat dalam siaran langsung melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (9/10/2020).

Presiden berkeyakinan UU Cipta Kerja akan memperbaiki kehidupan jutaan pekerja di Indonesia. UU ini juga dia yakini akan memberikan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi para pencari kerja serta para pengangguran.

Dalam pidato tersebut, Jokowi mengatakan bahwa setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru. Kemudian pandemi Covid-19, kata Jokowi, pemerintah memperkirakan akan menambah lebih kurang 6,9 juta pengangguran dan memberikan dampak kepada 3,5 juta pekerja.

Selain itu, sebanyak 87 persen dari total penduduk berkerja memiliki tingkat pendidikan SMA dan di bawahnya. Sebanyak 39 persen di antaranya berpendidikan sekolah dasar.

“Sehingga perlu mendorong penciptaan lapangan kerja baru, khususnya di sektor padat karya,” kata Presiden.

Adapun, seperti diketahui selama tiga hari terakhir sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari mahasiswa, buruh, dan pelajar turun ke jalan.

Mereka menolak pengesahan UU Cipta Kerja dan meminta Presiden Joko Widodo menerbitkan peraturan pengganti undang-undang (Perppu) untuk membatalkan UU Cipta Kerja tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi mahkamah konstitusi uji materi Omnibus Law cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top