Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Liburan Golden Week, Warga China Sesaki Tempat Wisata

Sebagian besar memakai masker, tetapi sejumlah orang, termasuk anak-anak, menarik masker hingga ke dagu, dan beberapa tampaknya sama sekali tidak memakai masker.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  08:26 WIB
Temmat wisata di China, Tembok Raksasa ramai dikunjungi turis domestik memasuki Golden Week. - Istimewa
Temmat wisata di China, Tembok Raksasa ramai dikunjungi turis domestik memasuki Golden Week. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat di China menyesaki tempat wisata Tembok China pada hari libur nasional tersibuk, Golden Week di tengah pandemi Covid-19.

Dilansir dari CNN International, Rabu (7/10/2020), foto-foto tempat wisata di Beijing akhir pekan lalu menunjukkan kerumunan besar-besaran di sepanjang dinding yang berkelok-kelok. Para wisatawan berdesakan dalam jarak dekat ketika melewati pintu-pintu yang sempit.

Sebagian besar memakai masker, tetapi sejumlah orang, termasuk anak-anak, menarik masker hingga ke dagu, dan beberapa tampaknya sama sekali tidak memakai masker.

China melaporkan jumlah kasus Covid-19 cukup rendah sejak musim semi. Kendati sempat ada klaster di Beijing pada Juni 2020, tetapi kebijakan lockdown segera dapat mengatasi kasus dalam beberapa pekan setelahnya.

Golden Week biasanya dimanfaatkan oleh orang China kelas menengah bepergian ke luar negeri dalam jumlah besar. Namun, tahun ini akibat pembatasan visa, persyaratan karantina, kurangnya penerbangan internasional dan bahaya Covid-19 yang sedang berlangsung membuat para pelancong China melakukan perjalanan di dalam negeri sebagai gantinya.

Hanya dalam empat hari pertama liburan, ada 425 juta perjalanan turis domestik di China yang menghasilkan lebih dari US$45 miliar pendapatan pariwisata, menurut data dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

"Kami telah melihat lebih banyak turis tahun ini daripada tahun-tahun sebelumnya. Jumlah turis harian meningkat dua kali lipat sejak kami membebaskan biaya masuk," kata seorang karyawan di objek wisata Yellow Crane Tower Wuhan pekan lalu, menurut media milik pemerintah, Global Times.

Dilansir dari Global News, Golden Week menjadi liburan tersibuk bagi masyarakat China. Kendati mengklaim telah membatasi penyebaran Covid-19, tetapi klaim itu dapat diuji setelah tes setelah liburan.

Partai Komunis China mendorong warganya untuk mengunjungi tujuan wisata untuk Tahun Emas. Bahkan, tiket terjual habis cepat di banyak tujuan, dengan kapasitas dibatasi hingga 75 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top