Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arab Saudi Klaim Hancurkan Sel Teroris, Binaan Iran?

Arab Saudi, yang mayoritas berpenduduk Muslim Sunni, dan Iran, mayoritas Syiah, terlibat dalam sejumlah perang proksi di kawasan, termasuk di Yaman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 September 2020  |  08:20 WIB
Putera Mahkota Mohammed bin Salman berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di sela Pertemuan Gulf Cooperation Council (GCC) di Riyadh, Arab Saudi (9/12/2018)./Antara/Reuters - HO/Saudi Royal Court/Bandar Algaloud
Putera Mahkota Mohammed bin Salman berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di sela Pertemuan Gulf Cooperation Council (GCC) di Riyadh, Arab Saudi (9/12/2018)./Antara/Reuters - HO/Saudi Royal Court/Bandar Algaloud

Bisnis.com, RIYADH - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah menangkap 10 orang diduga jaringan teroris serta menyita senjata dan bahan peledak pada September ini.

Disebutkan bahwa di antara anggota jaringan teroris tersebut ada yang dibina oleh Pengawal Revolusi Iran.

Juru bicara pimpinan badan keamanan negara Arab Saudi melalui pernyataan di media pemerintah mengatakan bahwa tiga dari 10 yang ditangkap mendapat pelatihan di Iran. Sisanya "terkait dengan sel tersebut  melalui berbagai peran."

Para anggota "mendapat latihan militer dan lapangan, seperti cara membuat bahan peledak, di situs milik Pengawal Revolusi Iran" selama beberapa pekan pada akhir 2017, kata Jubir Kerjaan Arab Saudi.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa senjata dan bahan peledak disita dari dua tempat berbeda, yakni di rumah dan di kebun, di Arab Saudi. Negara Teluk Arab tersebut merupakan pengekspor minyak terbesar dunia sekaligus sekutu utama Amerika Serikat.

Arab Saudi, yang mayoritas berpenduduk Muslim Sunni, dan Iran, mayoritas Syiah, terlibat dalam sejumlah perang proksi di kawasan, termasuk di Yaman.

Riyadh menuding Iran atas serangan rudal dan drone di fasilitas minyak kerajaan tersebut tahun lalu, namun tuduhan itu ditepis oleh Teheran.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iran arab saudi terorisme

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top