Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ant Group Dapat Izin Melantai di Bursa Shanghai

Otoritas bursa saham Shanghai, China memberikan lampu hijau kepada Ant Group untuk melakukan aksi penawaran umum perdana.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 18 September 2020  |  23:13 WIB
Logo Ant Group.  - Bloomberg
Logo Ant Group. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan yang terafiliasi dengan Alibaba yakni Ant Group berhasil mendapatkan persetujuan untuk melantai di Bursa Saham Shanghai.

Perusahaan yang saat ini masih dikendalikan oleh Jack Ma tersebut telah melalui proses sidang otoritas bursa di Shanghai. Perwakilan Ant Group diberikan sejumlah pertanyaan tentang transaksi yang terkait dengan Alibaba Group Holding Ltd. dan alasan untuk mengecualikan Alibaba sebagai pemegang saham pengendali umum.

Namun demikian, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (18/9/2020), otoritas bursa Shanghai tidak menjabarkan apa saja jawaban dari Ant Group.

Dengan demikian, Ant berhasil melewati satu rintangan utama saat perusahaan mempersiapkan salah satu aksi penawaran umum perdana (IPO)terbesar di dunia.

Saat ini, perseroan masih perlu melakukan audiensi dengan bursa Hong Kong untuk menyelesaikan dual listing yang direncanakan.

Pencatatan serentak tersebut dapat menandai debut terbesar yang pernah ada, melampaui rekor IPO Saudi Aramco senilai US$29 miliar.

Sejumlah sumber Bloomberg mengatakan, Ant Group menargetkan dapat mencatatkan valuasi hingga sekitar US$225 miliar saat IPO.

Namun demikian, setelah rencana IPO dipublikasikan, Ant dihantam oleh berbagai peraturan baru yang bertujuan untuk mengurangi risiko di sektor keuangan digital China.

Regulator telah membatasi sumber pendanaan pinjaman kecil, membatasi suku bunga pinjaman, dan memberlakukan persyaratan modal dan lisensi baru pada Ant dan konglomerat lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

finansial china jack ma

Sumber : Bloomberg

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top