Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Misi Pertama PM Jepang Yoshihide Suga Usai Dilantik

Dalam sambutan pertamanya setelah terpilih oleh parlemen kemarin, Suga menekankan bahwa dia akan melanjutkan kabinet dan kebijakan yang diperjuangkan oleh Abe.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 17 September 2020  |  06:29 WIB
Yoshihide Suga (tengah) berforo bersama Shigeru Ishiba (kiri) dan Fumio Kishida (kanan). Suga memenangkan 377 dari 535 suara dalam pemilihan ketua Partai Demokratik Liberal, menggantikan Shinzo Abe. - Bloomberg
Yoshihide Suga (tengah) berforo bersama Shigeru Ishiba (kiri) dan Fumio Kishida (kanan). Suga memenangkan 377 dari 535 suara dalam pemilihan ketua Partai Demokratik Liberal, menggantikan Shinzo Abe. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri baru Jepang Yoshihide Suga berjanji akan mengendalikan infeksi Virus Corona dan mendorng ekonomi keluar dari resesi setelah resmi menggantikan Shinzo Abe.

Dalam sambutan pertamanya setelah terpilih oleh parlemen kemarin, Suga menekankan bahwa dia akan melanjutkan kabinet dan kebijakan yang diperjuangkan oleh Abe.

"Kami perlu meneruskan kebijakan yang dibuat oleh pemerintahan Abe, saya rasa itulah misi saya," kata Suga kepada wartawan seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (17/9/2020).

Akan tetapi, dia menghindar dari pertanyaan tentang kemungkinan pemilihan umum dipercepat untuk mengkonsolidasikan posisinya.

Suga mengatakan bahwa "apa yang diinginkan publik saat ini adalah agar dirinya dapat segera mengakhiri pandemi  Covid-19, dan pada saat yang sama terus memulihkan ekonomi".

"Mencegah penyebaran infeksi dan membangun kembali ekonomi adalah apa yang paling mereka inginkan. Kami berharap untuk melakukan yang terbaik dalam masalah ini terlebih dahulu," katanya.

Di juga mengatakan akan memperkuat hubungan yang berkelanjutan dengan Washington dan hubungan yang stabil dengan China dan Rusia.

Namun, Suga  tidak memerinci dan tidak menyebutkan ketegangan yang sedang berlangsung dengan Korea Selatan, atau strategi pertahanannya secara spesifik, terutama terhadap Korea Utara.

Pria berusia 71 tahun itu mengambil posisi puncak setelah puluhan tahun berkecimpung di dunia politik. Terakhir, dia menjabat sebagai kepala sekretaris kabinet sebagai  pendukung utama kebijakan dan juru bicara pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang shinzo abe Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top