Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahok Dinilai Bikin 'Rusuh' Pertamina, Rizal Ramli Minta Jokowi Telepon Aguan

Rizal Ramli meminta Presiden Jokowi menghubungi pendiri Agung Sedayu Grup agar menempatkan Ahok sebagai komisaris utama di perusahaannya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 16 September 2020  |  17:59 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok - Bisnis/Gloria FK Lawi
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok - Bisnis/Gloria FK Lawi

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Senior Rizal Ramli menyindir Presiden Joko Widodo terkait pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Seperti diberitakan, Ahok melalui rekaman yang beredar membuat pernyataan terkait kondisi Pertamina.

"Mas @jokowi memang berat melepas teman, yg sudah tahu luar dalam. Apalagi ini jadi "money-bagman“. Sudahlah,, wes wes wareq. Daripada merusak dan bikin Pertamina Iebih rugi," cuit Rizal melalui akun pribadi Twitter-nya @RamliRizal, Rabu (16/9/2020).

Lebih lanjut, dia pun menyindir Kepala Negara dengan memintanya menghubungi pendiri Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma alias Aguan agar menempatkan Ahok sebagai komisaris utama di perusahaannya.

Bahkan, Menteri Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Menko Ekuin) era kepemimpinan Presiden Gus Dur ini menilai mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan lebih baik untuk memimpin Pertamina.

"Kasih ajalah Dubes atau tilfon Aguan spy diangkat jadi Preskom Podomoro. Angkat Jonan, Iebih baik," cuit Rizal.

Seperti diberitakan sebelumnya, pernyataan Ahok kini viral lantaran mengungkapkan berbagai hal terkait manajemen Pertamina, mulai dari urusan ganti jabatan, persoalan gaji, hingga utang perseroan.

Hal tersebut dia ungkapkan dalam sebuah video berdurasi sekitar enam menit yang diunggah akun POIN di platform Youtube pada Senin (14/9/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ahok rizal ramli Aguan-Sugianto Kusuma
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top