Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Transfer Rp20 Juta dari Pinangki ke Anak Eks Dirjen Imigrasi

Uang Rp20 juta itu diberikan tersangka Pinangki Sirna Malasari ke GVS untuk membeli souvenir yang memang berjualan via akun Instagram.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 10 September 2020  |  19:23 WIB
Tersangka kasus suap pengurusan pengajuan fatwa bebas Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2020). - Antara
Tersangka kasus suap pengurusan pengajuan fatwa bebas Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap bahwa anak kandung mantan Dirjen Imigrasi yang berinisial GVS telah menerima uang sebesar Rp20 juta dari tersangka Pinangki Sirna Malasari.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah menyebut uang Rp20 juta itu diberikan tersangka Pinangki Sirna Malasari ke GVS untuk membeli souvenir. Pasalnya, GVS berjualan aksesoris dan souvenir melalui akun media sosial Instagram.

"Fakta yang kami temukan itu uang yang dikirim dari PSM ke dia (GVS) hanya sekitar Rp20 juta," tuturnya, Kamis (10/9/2020).

Febrie juga menjelaskan tersangka Pinangki Sirna Malasari dan GVS tidak saling kenal satu sama lainnya. Menurutnya, keduanya hanya kenal secara daring antara pembeli dan penjual barang.

"Setelah didalami, ternyata keduanya sama sekali tidak saling kenal," katanya.

Menurut Febrie alasan pihaknya memeriksa GVS, yang merupakan anak eks Dirjen Imigrasi berinisial RFS, lantaran ada aliran uang sebesar Rp20 juta dari tersangka Pinangki Sirna Malasari. Maka dari itu, kata Febrie, GVS diperiksa beberapa kali oleh tim penyidik Kejagung.

"Kan pola penyidik untuk mengusut TPPU itu harus follow the money, jadi uang itu mengalir kemana saja akan ditelusuri," ujarnya.

Febrie mengatakan bahwa tim penyidik tidak akan memanggil GVS lagi sebagai saksi. Menurut Febrie, kesaksian GVS dinilai sudah cukup untuk melengkapi pemberkasan kasus tindak pidana menerima janji atau hadiah.

"Sudah cukuplah, tidak akan dipanggil lagi," tutur Febrie.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung Kasus Djoko Tjandra Jaksa Pinangki
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top