Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Besok, Jusuf Kalla Direncanakan Pimpin Pemakaman Jakob Oetama

Jakob Oetama tutup usia di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020) pada pukul 13.05 WIB. Almarhum meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama dua pekan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 09 September 2020  |  19:32 WIB
Pendiri Kompas-Gramedia Jakob Oetama direncanakan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Kamis (10/9/2020). - Istimewa
Pendiri Kompas-Gramedia Jakob Oetama direncanakan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Kamis (10/9/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla diagendakan memimpin upacara pemakaman Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama pada Kamis (10/9/2020).

Jakob Oetama tutup usia di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020) pada pukul 13.05 WIB. Almarhum meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama dua pekan.

Direktur Corporate Communication Kompas Gramedia Rusdi Amral mengatakan jenazah Jakob Oetama akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan besok siang.

“Pemakaman rencana sekitar jam 13.00 - 14 WIB dengan inspektur upacara adalah Bapak Jusuf Kalla,” kata Rusdi, Rabu (9/9/2020).

Rusdi menjelaskan bahwa Jakob Oetama pernah menerima Piagam Mahaputera dari Presiden pada 1973. Atas dasar itu, almarhum dimakamkan di TPM Kalibata.

Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan terlebih dulu di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta. Hal ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi pelbagai kalangan memberikan penghormatan terakhir.

Dokter RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Felix Prabowo memastikan pihak rumah sakit telah melakukan dua kali tes swab Covid-19 dengan hasil negatif.

“Kami melakukan PCR Swab Covid dan hasilnya negaif,” kata Felix saat wawancara dengan Kompas TV.

Felix mengatakan Jakob Oetama sudah dalam kondisi kritis saat dibawa ke rumah sakit dua pekan lalu. Tim dokter kemudian melakukan serangkaian upaya untuk menangani almarhum.

Menurut Felix, Jakob Oetama mengalami gangguan multiorgan dan diperburuk dengan usia yang sudah sepuh yakni 88 tahun.

“Selama perawatan sebenarnya sempat naik turun selama perawatan hampir dua minggu, sempat perbaikan kemudian terjadi penurunan,” terangnya.

Felix menyebutkan kondisi terakhir Jakob Oetama memburuk.

“Hanya pada saat-saat terakhir karena faktor usia juga dan kondisi yang makin memburuk juga akhirnya beliau meninggal di RS kami. Kami melakukan PCR Swab Covid-19 dan hasilnya negaif,” tutur Felix.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jusuf kalla jakob oetama
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top