Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 di Luar Negeri per 31 Agustus: 1 WNI Positif di Kuwait

Secara kumulatif, WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri tercatat mencapai 1.371 yang tersebar di 54 negara.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  12:39 WIB
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona - Antara/Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri melaporkan adanya penambahan satu kasus Covid-19 baru dari warga negera Indonesia (WNI). Pada saat yang sama, tidak terdapat tambahan pasien sembuh dari WNI di luar negeri.

Berdasarkan informasi Kemenlu pada Senin (31/8/2020) pukul 08.00, terdapat satu kasus baru WNI positif Covid-19 yang berasal dari Kuwait. Tidak ada catatan baru pasien yang dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, total kumulatif jumlah WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 1.371 yang tersebar di 54 negara. Bila dirincikan maka saat ini sudah ada 900 WNI yang sembuh, 117 orang meninggal, dan 354 WNI masih dalam perawatan.

Dengan demikian, persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 65,6 persen. Arab Saudi tercatat menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia dan Qatar.

Berikut rincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:

1. Aljazair: 3 WNI (stabil)

2. Amerika Serikat: 83 WNI (63 sembuh, 3 stabil, 17 meninggal)

3. Arab Saudi: 209 WNI (54 sembuh, 85 stabil, 70 meninggal)

4. Australia: 3 WNI (stabil)

5. Bahrain: 1 WNI (sembuh)

6. Bangladesh: 1 WNI (stabil)

7. Belanda: 8 WNI (3 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)

8. Belgia: 3 WNI (sembuh)

9. Brunei Darussalam: 5 WNI (sembuh)

10. Chile: 1 WNI (stabil)

11. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

12. Ethiopia: 4 (1 sembuh, 3 stabil)

13. Filipina: 29 WNI (1 sembuh, 28 stabil)

14. Finlandia: 1 WNI (sembuh)

15. Ghana: 1 WNI (meninggal)

16. Hong Kong: 14 WNI (10 sembuh, 4 stabil)

17. India: 75 WNI (sembuh)

18. Inggris: 20 WNI (17 sembuh, 3 meninggal)

19. Irlandia: 1 WNI (sembuh)

20. Italia: 3 WNI (sembuh)

21. Jepang: 2 WNI (sembuh)

22. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)

23. Kamboja: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)

24. Kanada: 6 WNI (3 sembuh, 3 stabil)

25. Kazakhstan: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

26. Korea Selatan: 21 WNI (13 sembuh, 8 stabil)

27. Kuwait: 113 WNI (104 sembuh, 6 stabil, 3 meninggal)

28. Lebanon: 1 WNI (stabil)

29. Madagaskar: 1 WNI (stabil)

30. Maladewa: 8 WNI (1 sembuh, 6 stabil,1 meninggal)

31. Makau (RRT): 3 WNI (sembuh)

32. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)

33. Makedonia Utara: 1 WNI (sembuh)

34. Meksiko: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

35. Mesir: 11 WNI (9 sembuh, 2 stabil) 

36. Nigeria: 2 WNI (sembuh)

37. Oman: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)

38. Pakistan: 33 WNI (sembuh)

39. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

40. UEA: 61 WNI (55 sembuh, 1 stabil, 5 meninggal)

41. Uzbekistan: 14 WNI (5 sembuh, 9 stabil)

42. Qatar: 119 WNI (111 sembuh, 7 stabil, 1 meninggal)

43. Rusia: 19 WNI (sembuh)

44. Singapura: 57 WNI (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)

45. Spanyol: 13 WNI (sembuh)

46. Sudan: 18 WNI (6 stabil, 12 stabil)

47. Suriname : 2 WNI (stabil)

48. Swedia: 1 WNI (stabil)

49. Taiwan: 3 WNI (sembuh)

50. Thailand: 1 WNI (sembuh)

51. Timor Leste: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

52. Turki: 3 WNI (1 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)

53. Vatikan: 8 WNI (sembuh)

54. Vietnam: 1 WNI (stabil)

55. Kapal Pesiar: 185 WNI (152 sembuh, 27 stabil, 6 meninggal).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni kemenlu Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top