Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sertifikasi Halal Jangan Hambat Distribusi Vaksin Covid-19

Guna menghindari hambatan tersebut, telah memimpin rapat dengan Direksi Wakil Menag, Kepala BPJPH Kemenag, Staf Khusus Meneg BUMN, Direktur LPPOM MUI, Sekretrais Komisi Fatwa MU pekan lalu.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  15:53 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal  -  Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal - Setwapres

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi menanggapi kekhawatiran masyarakat pada proses sertifikasi halal vaksin Covid-19, sehingga menghambat kecepatan produksi dan distribusi vaksin sehingga memperlambat penanganan dampak pandemi.

Dia mengatakan Wapres Ma`ruf Amin telah memastikan agar kondisi itu tidak terjadi. RI 2 bahkan telah memimpin rapat dengan Direksi Wakil Menag, Kepala BPJPH Kemenag, Staf Khusus Meneg BUMN, Direktur LPPOM MUI, Sekretrais Komisi Fatwa MU pekan lalu.

Dalam rapat itu, Wapres minta semua stakeholder sertifikasi halal yaitu BPJPH, LPPOM, Komisi Fatwa agar proaktif menjemput bola, bukan pasif menunggu bola.

“Langkah demikian, untuk memastikan bahwa vaksin Covid-19 yang sedang diuji klinis Bio Farma, benar-benar memenuhi standar halal, dengan proses yang cepat dan akurat,” katanya melalui keterangan resmi, Senin (31/8/2020).

Menurutnya, Wapres telah menekankan proses pemeriksaan pemenuhan standar halal vaksin harus berjalan seiring dengan tahapan uji klinis dan produksi, sehingga tidak mengganggu jadwal vaksinasi.

Adapun digelarnya rapat yang melibatkan berbagai stakeholder halal dinilai memperlihatkan langkah antisipatif Wapres, agar kekhawatiran sertifikasi halal menghambat jadwal vaksinasi tidak terjadi.

“Selain memastikan proses halal tidak menghambat uji klinis, produksi, dan distribusi vaksin, Wapres juga memastikan, vaksin yang beredar jangan sampai belum bersertifikat halal,” ujarnya.

Cak Duki menyebut Wapres telah meminta agar masalah pandemi tidak sampai diperkeruh oleh polemik kehalalan vaksin.

“Jangan samai, sudah dipesan dalam jumlah besar, tapi status halalnya masih diperdebatkan. Bahwa itu diproduksi di Arab, tidak cukup menjadi dalil, statusnya telah memenuhi standar halal,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sertifikasi halal vaksin
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top