Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kerap Kritik Kebijakan Covid-19, Pandu Riono Dicap Tak Cinta Produk Indonesia

Terkait kritiknya terhadap obat kombinasi besutan Unair yang diklaim efektif 98 persen membunuh Virus Corona, Pandu mengaku sudah berdiskusi dengan pihak Badan Intelijen Negara (BIN).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 21 Agustus 2020  |  10:32 WIB
Dosen Statistik Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Dosen Statistik Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Pakar epidemologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono bercerita soal dirinya yang dianggap tidak mencintai produk dalam negeri lantaran beberapa kali mengkritik sejumlah cara penangan pandemi Covid-19.

Terakhir, dia mengkritik obat Covid-19 buatan Unair yang disponsori BIN, dan TNI AD, yang belum diregistrasi di WHO.

"Kalau saya mengoreksi dianggap faktor menghambat. Dibilangnya  kamu tidak menyukai produksi anak bangsa padahal itu gak relevan," kata Pandu dalam Podcast Pandemic Talks, Kamis (20/8/2020).

Terkait kritiknya terhadap obat kombinasi besutan Unair yang diklaim efektif 98 persen membunuh Virus Corona, Pandu mengaku sudah berdiskusi dengan pihak Badan Intelijen Negara (BIN).

"Tantangan kita adalah menemukan obat pada kasus yang berat," ujar Pandu.

Selain itu,  dia pun mengingatkan agar fokus pada pengobatan untuk menyelamatkan jiwa. Jangan sampai orang yang justru sudah selamat diberikan obat. Obat diberikan kepada pihak yang memiliki gejala berat, seperti pasien Covid-19 yang menggunakan ventilator. Bukan orang tanpa gejala (OTG).

"Jadi fokuslah pada pengobatan untuk menyelematkan jiwa, bukan orang yang memang sudah selamat dikasih obat, enggak usah dikasih obat aja sembuh kok," kata Pandu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who unair covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top