Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gempa NTT: Gempa Beruntun di Sumba Tak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan rentetan gempa yang terjadi di Pulau Sumba tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  18:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8/2020) sore mengalami serangkaian gempa dalam waktu berdekatan.

Gempa terjadi pada pukul 17:17:52 WIB, 17.23.32 WIB dan 17:45:51 WIB. Pusat gempa tektonik tersebut berlokasi di laut pada arah Barat Daya Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT, dengan kedalaman 10 km.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini terjadi dengan selisih waktu 5 menit dan 28 menit dari gempa bumi pertama," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan resminya, Sabtu petang.

Menurut Rahmat, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi tergolong sebagai gempa bumi dangkal. Gempa terjadi akibat adanya deformasi kerak benua di dasar laut.

"Hasil analisis mekanisme sumber ketiga gempa bumi tersebut, menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," ujar Rahmat.

Dampak Gempa 

Disebutkan Rahmat guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Tambolaka pada skala IV MMI, Waingapu, Waikabubak III-IV MMI, Labuan Bajo, Bima, Dompu III MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Rahmat.

Ditambahkan Rahmat ketiga kejadian gempa bumi tersebut merupakan rangkaian gempa bumi susulan yang terjadi pada tanggal 5 Agustus 2020 lalu.

"Hingga 8 Agustus 2020 pukul 18.00 WIB sudah tercatat 112 kejadian gempa bumi susulan," urai Rahmat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa ntt

Sumber : BMKG

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top