Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gempa M 5,1 Goyang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bermagnitudo 5,1 yang menurun menjadi 4,9 berdasar parameter update di wilayah NTT tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 14 Juni 2020  |  11:59 WIB
Gempa bermagnitudo 5,1 yang menurun menjadi 4,9 berdasar parameter update di wilayah NTT tidak berpotensi menimbulkan tsunami. - Reuters/Ilustrasi
Gempa bermagnitudo 5,1 yang menurun menjadi 4,9 berdasar parameter update di wilayah NTT tidak berpotensi menimbulkan tsunami. - Reuters/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Gempa bumi dengan parameter awal bermagnitudo 5,1 terjadi di wilayah NTT, Minggu (14/6/2020) pukul 10.35.22 WIB.

Lokasi gempa berada di wilayah Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,27 LS dan 124,12 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 64 km arah Barat Laut Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT pada kedalaman 84 km," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan resminya.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong jenis gempa bumi menengah.

"Gempa terjadi akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Australia terhadap Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujar Rahmat.

Guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Kalabahi II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Lewoleba, Kab. Alor, Kab. Timor Tengah Selatan II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ), Kefamenanu I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Hingga berita ini dibuat belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tambah Rahmat.

Hingga Minggu (14/6/ 2020) pukul 11.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa ntt

Sumber : bmkg

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top