Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PS Store Trending Topic Twitter, Bea Cukai Sita 190 Hand Phone Ilegal

Seluruh barang bukti dan tersangka diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  18:18 WIB
Bea Cukai Kanwil DKI Jakarta menangkap tersangka penjual handphone bekas dan ilegal yang berinisial PS  -  Instagram: @bckanwiljakarta
Bea Cukai Kanwil DKI Jakarta menangkap tersangka penjual handphone bekas dan ilegal yang berinisial PS - Instagram: @bckanwiljakarta

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik dan pengedar handphone ilegal berisinial PS ditetapkan sebagai tersangka. Dari tersangka PS, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta menyita 190 handphone (HP) ilegal dan uang tunai hasil penjualan Rp 61,3 juta.

Seluruh barang bukti dan tersangka diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan.

"Ini tahapan dan penelusurannya panjang sejak 2019. Sekarang berkas final sudah lengkap. Secara prinsip proses penyidikan di Bea Cukai sudah selesai. Nanti kita tunggu tahap berikutnya di persidangan," kata Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kanwil Bea Cukai Jakarta Ricky M. Hanafie ketika dikonfirmasi, Selasa (28/7/2020).

Selain itu, Bea Cukai Kanwil Jakarta juga menyerahkan harta kekayaan atau penghasilan tersangka yang disita di tahap penyidikan.

Bukti tersebut akan diperhitungkan sebagai jaminan pembayaran pidana denda dalam rangka pemulihan keuangan negara (Dhanapala Recovery) yang terdiri dari uang tunai senilai Rp500 juta, rumah senilai Rp1,15 miliar, dan rekening bank senilai Rp50 juta.

Berkaca dari kejadian ini, Ricky mengatakan penyerahan tersangka PS merupakan langkah Bea Cukai Kanwil Jakarta untuk memberikan edukasi terkait larangan penggunaan barang-barang ilegal, termasuk handphone, kepada masyarakat.

Jangan sampai, lanjutnya, masyarakat terlena dengan iming-iming barang murah yang dijual di pasar.

"Bisa jadi barang murah itu ilegal atau barang rusak yang di-refurbis [rakit ulang]. Kita kan enggak tahu. Masyarakat lebih baik beli barang yang legal," kata Ricky.

Berdasarkan penelusuran Bisnis, tagar PS Store (#PSStore) menjadi trending topic di Twitter. Hal itu terjadi setelah akun Instagram Bea Cukai Kanwil Jakarta mengumumkan PS sebagai tersangka. Kata kunci PS Store sudah dicuitkan lebih dari 19.300 Tweet.

Nama Putra Siregar melambung lantaran dia sering bekerja sama atau melakukan endorse iPhone terhadap beberapa artis dan selebgram. Artis-artis yang pernah diajak kerja sama, antara Anji, Baim Wong dan Paula Verhoeven, Atta Halilintar, hingga Raffi Ahmad.

Putra Siregar yang juga seorang Youtuber dikenal netizen lantaran sering membagi-bagikan ratusan iPhone keluaran terbaru dan uang puluhan juta rupiah. PS Store merupakan toko yang menjual iPhone dan beberapa merek smartphone dengan harga miring atau lebih murah dibandingkan harga resmi toko. Gerai PS Store terbesar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Batam, Surabaya, Pekanbaru, Medan, hingga Tangerang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bea Cukai handphone ponsel ilegal
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top