Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak mau Kalah, Wonosobo juga Punya Traffic Light ala MotoGP

Tak mau ketinggalan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah juga membuat grid penjaga jarak motor ala Moto GP di beberapa traffic light.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 25 Juli 2020  |  10:17 WIB
Perempatan jl. Jenderal A. Yani Wonosobo menggunakan pegatur jarak sepeda motor ala MotoGP
Perempatan jl. Jenderal A. Yani Wonosobo menggunakan pegatur jarak sepeda motor ala MotoGP

Bisnis.com, JAKARTA - Traffic light ala MotoGP kini menjadi tren di beberapa kota untuk mengatur jarak antar sepeda motor saat menanti lampu hijau.

Pengendara sepeda motor memang lebih sudah diatur untuk menjaga jarak dalam rangka penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Untuk membuat mereka mematuhi jarak, dinas perhubungan di beberapa daerah membuat garis pembatasan sepeda motor dengan garis mirip grid posisi start balapan MotoGP.

Tak mau ketinggalan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah juga membuat grid penjaga jarak motor ala Moto GP di beberapa traffic light.

Akun Instagram @infocegatanwonosobo mengunggah salah satu lokasi grid pembatas sepeda motor di Jl. Jenderal Ahmad Yani di perempatan Jl. Honggoderpo dan Jl. Tosari. Tonton videonya di bawah ini.

View this post on Instagram

. update apa ya, kasi bingung lur ?.

A post shared by icw_infocegatanwonosobo (@icw_infocegatanwonosobo) on

Jika Anda tengah berlibur ke Wonosobo, cobalah sensasi traffic light ala MotoGP tersebut. Aturan MotoGP tak berlaku, Anda bebas melakukan jump start atau curi start sepanjang lampu sudah menyala hijau.

Berebut pole position atau grid terdepan paling dekat zebra cross pun tak ditentukan berdasarkan waktu tercepat, melainkan motor mana yang duluan sampai di grid terdepan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MotoGP wonosobo traffic light
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top