Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

China Ancam Tutup Konsulat AS di Wuhan, Chengdu atau Hong Kong

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin menggambarkan tuduhan AS sebagai "fitnah jahat" dan mengatakan bahwa langkah penutupan konsulat "tidak masuk akal" dan telah "sangat merusak" hubungan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  12:34 WIB
Bendera China di luar gedung People's Bankf of China. - Reuters
Bendera China di luar gedung People's Bankf of China. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - China mengatakan bahwa  langkah AS untuk menutup konsulatnya di Houston pekan ini  "sangat merusak" hubungan dan menyatakan  "pasti" membalasnya, tanpa memerinci apa yang akan dilakukan.

Washington pada Selasa (21/7/2020), memberi China waktu 72 jam untuk menutup konsulat di tengah tuduhan mata-mata yang meluas dan peningkatan ketegangan yang dramatis antara dua ekonomi terbesar dunia itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin menggambarkan tuduhan AS sebagai "fitnah jahat" dan mengatakan bahwa langkah penutupan konsulat "tidak masuk akal" dan telah "sangat merusak" hubungan.

"China harus melakukan pembalasan yang diperlukan dan menjaga hak-haknya yang sah," katanya.

Akan tetapi, dia menolak menyebutkan langkah-langkah apa pun.

"Ini menghancurkan jembatan persahabatan antara rakyat China dan AS," tambahnya seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Jumat (24/7/2020).

South China Morning Post melaporkan bahwa China kemungkinan akan menutup  Konsulat AS di kota Chengdu di China barat daya.

Adapun sumber lain mengatakan bahwa China sedang mempertimbangkan untuk menutup konsulat AS di Wuhan, tempat Amerika Serikat menarik staf pada awal wabah Covid-19 berkembang.

Hu Xijin, editor tabloid Global Times China, menulis bahwa menutup konsulat Wuhan tidak akan cukup mengganggu.

Hu mengatakan Amerika Serikat memiliki Konsulat Hong Kong dan "sangat jelas bahwa konsulat adalah pusat intelijen".

"Bahkan China bisa saja menutupnya atau mengurangi stafnya dan hal itu akan membuat Washington terpukul," tulisnya.

Konsulat AS lainnya di China berada di Guangzhou, Shanghai, dan Shenyang.

China memiliki empat konsulat lain di Amerika Serikat, yakni di San Francisco, Los Angeles, Chicago, dan New York, serta  Kedutaan Besar di Washington.

Presiden Donald Trump mengatakan dalam menjawab pertanyaan di sebuah jumpa pers pada hari Rabu (22/7/2020), bahwa "selalu ada kemungkinan konsulat China lainnya ditutup juga.

Richard Grenell, utusan khusus presiden untuk Serbia dan Kosovo mengatakan bahwa strategi AS adalah untuk mengubah perilaku orang China, namun selalu menawarkan kesempatan untuk bekerjasama jika perilakunya berubah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top