Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PILPRES AS 2020: Kanye West Menangis saat Bicara Aborsi dan Pornografi

West mengecam aborsi dan tampaknya akan mengajukan proposal atas kebijakan itu dengan cepat. "Harriet Tubman tidak pernah benar-benar membebaskan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  12:15 WIB
PILPRES AS 2020: Kanye West Menangis saat Bicara Aborsi dan Pornografi
Kanye West. - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kanye West menyatakan pandangannya soal aborsi dan pornografi, dia berargumen soal kebijakan pemerintah, bahkan sempat menangis pada pidato pertamanya untuk kampanye Presiden Amerika Serikat (AS).

West (43) mantan pendukung Donald Trump, membuat pemilih bingung apakah kampanye itu asli atau aksi publisitas belaka, menyampaikan komentar bertele-tele selama acara di Charleston, South Carolina, AS.

Dalam sambutannya yang berlangsung lebih dari satu jam, West mengecam aborsi dan tampaknya akan mengajukan proposal atas kebijakan itu dengan cepat. "Harriet Tubman tidak pernah benar-benar membebaskan.

Dia hanya meminta orang-orang itu bekerja untuk orang kulit putih lainnya," katanya ketika membahas ketidaksetaraan ekonomi, dilansir Reuters, Senin (20/3/2020).

Acara yang disiarkan langsung di YouTube dan ditayangkan di stasiun televisi lokal, tidak banyak menjelaskan apakah West benar-benar berusaha untuk memenangkan kursi kepresidenan.

Kanye West menyatakan maju Pilpres AS pada 4 Juli lewat cuitan Twitter. Dia disebut terlambat maju sebagai kandidat presiden AS 2020 karena telat mendapat suara di sejumlah negara bagian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanye west Pilpres as 2020

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top