Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Calon Pembeli Rumah Anang-Ashanty Disebut Bohongi PMI Jember

Pasangan suami istri yang akan membeli rumah Anang-Ashanty sedang menjadi buah bibir karena dugaan penipuan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  00:23 WIB
Pasangan suami istri yang mengaku sebagai pengusaha memberikan donasi dana kepada Ketua PMI Jatim Imam Utomo dan PMI Jember yang di Pendapa Wahyawibawagraha Jember pada awal Oktober 2019. - ANTARA/Dok. PMI Jember
Pasangan suami istri yang mengaku sebagai pengusaha memberikan donasi dana kepada Ketua PMI Jatim Imam Utomo dan PMI Jember yang di Pendapa Wahyawibawagraha Jember pada awal Oktober 2019. - ANTARA/Dok. PMI Jember

Bisnis.com, JEMBER - Belakangan ini pasangan suami istri yang semula akan membeli rumah Anang Hermasyah di Cinere, Depok, sedang menjadi pembicaraan.

Semula, melalui akun instagramnya, Ashaty, istri Anang, menyebutkan jika mereka nyaris tertipu pasangan suami istri yang berniat membeli rumah.

Seperti diketahui, di youtube kabar soal rumah Anang-Ashanty yang akan dijual menjadi perhatian warganet. Tak hanya itu, pelawak Sule juga sempat membuat prank, dengan menyuruh temannya berpura-pura akan membeli rumah Anang-Ashanty. 

Belakangan, Ashanty mengaku nyaris tertipu oleh pasangan suami istri yang terkesan sangat bersemangat ingin membeli rumah.

Terduga calon penipu itu rupanya pernah juga beraksi di Jember. Korbannya tak tanggung-tanggung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pihak PMI Jember mengaku pernah dijanjikan donasi dana sebesar Rp16 miliar dari pasangan suami istri yang akan membeli rumah Anang-Ashanty. Namun, hingga kini janji tersebut tidak terealisasi.

"Kami tidak menyangka jika pasangan suami istri itu melakukan pembohongan publik karena pemberitaan viral yang menyebutkan PMI Jember terima bantuan Rp16 milar, namun tidak terealisasi hingga kini," kata Ketua PMI Jember E.A Zaenal Marzuki dalam rilis yang diterima ANTARA di Jember, Sabtu (18/7/2020).

Kasus pasangan suami istri HW dan RHN menjadi viral setelah penyanyi Ashanty curhat di media sosialnya. Ashanty menyebutkan dirinya nyaris ditipu saat akan menjual rumahnya yang berada di Kawasan Cinere Jakarta sebesar Rp35 miliar.

Pasangan suami istri calon pembeli rumah, ujar Ashanty, tidak menawar harga jual. 

Humas PMI Jember Ghufron Eviyan Efendi menjelaskan kronologi penipuan oleh pasangan suami istri HW dan RHN. Disebutkan pasangan ini mengaku sebagai pengusaha tambang di Papua dan memiliki 300 hotel berkelas di berbagai negara, bahkan akan membangun hotel mewah di Jember.

"Hal itu mereka sampaikan saat ramah tamah dengan pengurus PMI Jember pada pertengahan Oktober 2019 dan mereka mendengar informasi terobosan yang dilakukan PMI Jember dari Ketua PMI Jatim Imam Utomo dan media massa," kata Ghufron.

Di tengah kesibukan PMI Jember menggelar serangkaian kegiatan peringatan Hari Sukarelawan PMI tahun 2019, pasangan suami istri yang mengaku pengusaha itu menyampaikan akan menyumbangkan dana sebesar Rp16 miliar kepada PMI Jember untuk pengembangan organisasi dan rencana pembangunan rumah sakit darurat PMI.

"Mereka menyerahkan bantuan dana tersebut secara simbolis pada pengurus PMI Jember sebesar Rp16 miliar dan PMI Jatim Rp200 miliar pada pembukaan dialog nasional di Jember yang digelar di Pendapa Wahyawibawagraha Jember," kata Ghufron.

Penyerahan donasi secara simbolis itu diikuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dana hibah antara PMI Jember sebagai penerima dan PT DEC sebagai pemberi bantuan dana. Penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Bupati Jember Faida dan Ketua PMI Jatim Imam Utomo.

"Bahkan pasangan suami istri itu sempat meminta gambar bangunan klinik dan rumah sakit yang hendak dibangun, sehingga kami juga sudah menyerahkan. Namun ternyata kami juga ditipu karena donasi sebesar Rp16 miliar tidak pernah ada." ujar Ghufron.

Ghufronmengatakan PMI Jember tidak melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian sebagai kasus penipuan karena menurutnya pihak PMI tidak dirugikan dalam kasus tersebut,

Namun, lanjut Ghufron, pihak PMI Jember  memberikan klarifikasi tidak pernah mendapatkan donasi dari calon pembeli rumah Anang-Ashanty tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penipuan Anang Hermansyah ashanty

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top