Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korupsi Proyek Infrastruktur: KPK Geledah Pendopo Wali Kota dan Kantor Dinas PUPR Kota Banjar

KPK juga sedang melakukan tahap pengumpulan alat bukti, di antaranya memeriksa saksi terkait dengan kasus korupsi proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kota Banjar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  09:40 WIB
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan melakukan penyidikan terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat, pada tahun anggaran 2012—2017.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK pada hari Jumat  (11/7/2020), menggeledah Pendopo Wali Kota Banjar dan Kantor Dinas PUPR Kota Banjar.

"Penyidik melakukan penggeledahan di beberapa tempat di Kota Banjar, termasuk di antaranya hari ini di Pendopo Wali Kota Banjar dan Dinas PUPR Kota Banjar," ungkap Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta.

Selain itu, penyidik KPK juga sedang melakukan tahap pengumpulan alat bukti, di antaranya memeriksa saksi terkait dengan kasus tersebut.

Namun, dia mengatakan bahwa lembaganya saat ini belum dapat menyampaikan secara detail pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan pimpinan KPK terkait dengan hal ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan," ujar Ali.

Kendati demikian, dia memastikan akan menginformasikan kembali setiap perkembangan dari kasus di Banjar tersebut.

"Perkembangan berikutnya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua," katanya kepada wartawan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi Kementerian PUPR

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top