Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Covid-19 AS Capai 3 Juta, Trump Ngotot Buka Sekolah

Trump meminta ahli kesehatan publik mempermudah rekomendasi sekolah agar dapat dibuka kembali. Dia bahkan mengancam akan memotong anggaran kepada distrik yang menentang permintaannya.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  08:22 WIB
Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan dengan para eksekutif bank di Gedung Putih di Washington, DC, AS, pada hari Rabu, 11 Maret 2020. - Bloomberg
Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan dengan para eksekutif bank di Gedung Putih di Washington, DC, AS, pada hari Rabu, 11 Maret 2020. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Donald Trump bersikeras membuka sekolah meskipun kasus Covid-19 di Amerika Serikat telah tembus 3 juta saat ini.

Keputusan ini menunjukkan ketidakkompakan dirinya dengan para ahli kesehatan Gedung Putih. Dilansir dari The New York Times, Rabu (8/7/2020), Trump meminta ahli kesehatan publik mempermudah rekomendasi sekolah agar dapat dibuka kembali.

"[Rekomendasi CDC] sangat sulit dan mahal," kata Trump.

Dia bahkan mengancam akan memotong anggaran kepada distrik yang menentang permintaannya. Hal ini kontradiktif dengan anjuran dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Trump mengabaikan risiko dampak kesehatan pembukaan sekolah.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS Mike Pence mengumumkan CDC akan mengeluarkan rekomendasi protokol kesehatan pada pekan depan. Menurutnya, aturan tersebut tidak berarti sekolah harus tetap tutup.

"Kami hanya tidak menginginkan aturannya terlalu sulit. [Akan ada] lima dokumen berbeda yang akan memberikan kejelasan lebih lanjut tentang panduan yang akan datang," ungkap Pence.

CDC merekomendasikan sekolah dapat dibuka dengan beberapa syarat seperti menjaga social distancing, menyusun pembatas fisik yang mana itu tidak mungkin, meningkatkan fasilitas disinfeksi dan kebersihan, menghindari penyajian makanan di kafetaria, mencegah pemakaian objek bersama, dan memastikan sistem ventilasi terkini.

Jika ditemukan kasus positif, maka siswa dan staf pengajar diliburkan selama 2 - 5 hari sambil menunggu arahan dari otoritas kesehatan daerah setempat.

Per 8 Juli, AS mencatatkan kasus Covid-19 sebanyak 3,05 juta dengan kematian 131.979 jiwa. Kasus tertinggi berada di New York dan California.

Dilansir dari The Guardian, saat diwawancara oleh Greta Van Susteren dari Gray TV, Trump mengkritik Fauci. "Fauci pernah bilang jangan memakai masker, sekarang dia bilang pakai masker. Lalu dia bilang banyak hal, jangan tutup China, jangan larang China," katanya.

"Tapi saya tetap melakukannya. Saya tidak mendengarkan para ahli saya dan saya sudah melarang [perjalanan] China," ujarnya.

Anggota non politik gugus tugas virus Corona Gedung Putih Anthony Fauci mengatakan pada awal pekan ini bahwa AS masih terpuruk di gelombang pertama pandemi. Saat ini, Fauci sudah diblokir untuk tampil di sejumlah platform media.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Donald Trump
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top