Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aceh, Kepulauan Andaman dan Nicobar, serta Stimulus Jumbo India

Upaya India untuk pulih masih diadang kasus baru Covid-19. India menyalip posisi Rusia ke posisi 3 besar negara dengan jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  22:33 WIB
Dua petugas polisi berjaga-jaga di Kota Mumbai, India, seiring dengan pemberlakuan lockdown untuk mencegah penyevaran virus corona COVID-19. - Bloomberg
Dua petugas polisi berjaga-jaga di Kota Mumbai, India, seiring dengan pemberlakuan lockdown untuk mencegah penyevaran virus corona COVID-19. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Jika Indonesia memiliki Aceh, India mempunyai Kepulauan Andaman dan Nicobar. Lantas, apa hubungan keduanya?

Coba tengok peta Indonesia di bagian paling utara Pulau Sumatra alias Provinsi Aceh. Pada batas landas kontinen, perairan Indonesia berbatasan langsung dengan India.

Perairan India itu bernama Laut Andaman. Jika masih tampak, di perairan tersebut terdapat gugusan pulau-pulau berwarna putih bernama Nicobar.

Bila kita menengok peta lebih besar lagi, katakanlah peta Asia atau dunia, maka di sebelah utara Nicobar terpampang lagi gugusan pulau-pulau bernama Andaman. Pulau inilah muasal nama perairan India yang berbatasan langsung dengan Indonesia itu.

Oleh pemerintah India, dua gugusan itu disatukan dalam teritori federal bernama Kepulauan Andaman dan Nicobar. Teritori federal setara dengan negara bagian, tetapi pemimpin setempat bukan dipilih melainkan ditunjuk langsung oleh pemerintah federal.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan India, terdapat 572 pulau seluas 8.250 km persegi di Kepulauan Andaman dan Nicobar. Dari ratusan pulau itu hanya 38 pulau yang berpenghuni.

Wilayahnya dibagi dalam tiga distrik yakni Andaman Utara dan Tengah, Andaman Selatan, dan Nicobar. Ibu Kota Port Blair terletak di Andaman Selatan. Total penduduk pada 2019 berdasarkan perkiraan resmi otoritas setempat adalah 434.000 jiwa.

Merujuk buku Tourism Perspective in Andaman and Nicobar Islands, jarak terdekat dari Indira Point di Nicobar ke Banda Aceh, Provinsi Aceh, hanya 150 km. Menurut Google Maps, jika ditarik garis lurus, Indira Point ke Pulau Sabang berjarak 180 km. Dari titik yang sama ke daratan terdekat India terpisah sejauh 1.600 km.

Masuknya Andaman dan Nicobar ke teritorial India merupakan warisan era kolonial. Kepulauan tersebut digabung Inggris ke dalam British India dan berstatus provinsi sampai tanah Hindustan merdeka pada 1947.

Kedekatan jarak Aceh-Andaman dan Nicobar tidak otomatis membuat keduanya berhubungan. Namun, pemerintah India dan Indonesia menyadari kawasan perbatasan itu bisa saling berinteraksi.

India Indonesia Laut Andaman

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi (kanan) berbincang dengan Menteri Negara Urusan Eksternal India Subrahmanyam Jaishankar saat melakukan pertemuan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Pertemuan tersebut membahas kerja sama di Aceh dengan Andaman-Nicobar/Antara-Galih Pradipta

Serangkaian pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi dari 2018 membicarakan kerja sama perbatasan. Pembicaraan level menteri, pemerintah lokal, dan pebisnis pun masih terus dijajaki.

Kerja sama diawali dengan pembukaan konektivitas atau transportasi via laut maupun udara Aceh-Andaman dan Nicobar. Kedekatan jarak memungkinkan pertukaran pasokan bahan baku maupun turis di antara dua wilayah tersebut.

"Kolaborasi RI-India untuk wilayah Aceh dan Andaman-Nicobar merupakan bagian dari upaya mendorong kerja sama konkret di Indo-Pasifik, khususnya di bidang maritim dan konektivitas," tulis Kemenlu RI usai pertemuan bisnis RI-India pada 25 November 2019.

 

DARI DELHI

Tak hanya berbatasan, kedua daerah itu memiliki kemiripan lain di masa pandemi Covid-19 ini. Apa itu?

Di negara masing-masing, baik Aceh maupun Andaman dan Nicobar termasuk paling sulit dimasuki virus corona. Data termutakhir, 30 Juni 2020, posisi Aceh di nomor buntut dari 34 provinsi Indonesia dengan hanya 79 kasus positif.

Sementara itu, Andaman dan Nicobar berada di peringkat ketiga terbawah di antara 36 negara bagian dan teritori federal se-India. Hanya 97 kasus yang ditemukan di wilayah itu tanpa ditemukan angka kematian.

India Today melaporkan infeksi Covid-19 perdana di Andaman dan Nicobar dialami seorang pria yang baru pulang dari Kalkuta pada 24 Maret. Sebanyak 55 orang penumpang yang satu pesawat dengan sang pasien langsung dikarantina.

Hingga 31 Maret, sebanyak 10 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Dari 10 orang itu, termasuk pasien pertama, sembilan orang terpapar virus corona dari klaster Tablighi Jamaat di Delhi.

Tablighi Jamaat merupakan episentrum awal penyebaran Covid-19 di India. Kegiatan keagamaan mereka digelar pada awal Maret 2020.

Laporan resmi otoritas kesehatan yang dikutip The Hindu menyebutkan bahwa 4.291 kasus positif di India hingga 18 April berasal dari klaster Tablighi Jamaat. Jumlah itu setara dengan 30 persen total kasus di seluruh negeri.

Tak hanya dari seantero India, peserta kegiatan Tablighi Jamaat berasal dari luar negeri, termasuk Indonesia. Sepulangnya ke negara masing-masing, mereka juga terdeteksi terpapar virus corona.

India Covid-19

Para pekerja dari India National Rural Health Mission melakukan survei dari pintu ke pintu terkait virus corona (Covid-19) di New Delhi, 2 Juli 2020./Bloomberg-T. Narayan

Hampir 10.000 orang menghadiri kegiatan Tablighi Jamaat di Delhi. Kegiatan itu sendiri sempat memicu kontroversi karena berlangsung saat pembatasan sosial di Ibu Kota India tersebut.

Daerah di India memang tidak serentak melarang mobilitas dan kegiatan warga. Pemberlakukan karantina wilayah secara nasional baru dideklarasikan Perdana Menteri Modi pada 24 Maret.

Penguncian 1,3 miliar penduduk merupakan yang terbesar di dunia. Hingga Selasa (30/6/2020), data resmi pemerintah mengumumkan 568.000 kasus positif virus corona. Seluruh kasus didapat dari hasil pengujian sebanyak 8,6 juta sampel.

Korban jiwa akibat infeksi itu sebanyak 16.900 orang atau 2,98 persen dari total kasus. Untuk ukuran global, rasio kematian tersebut di bawah rata-rata.

Seperti di negara lain, pusat penyebaran wabah India berada di wilayah padat penduduk. Negara Bagian Maharashtra di peringkat pertama dengan menyumbangkan 169.000 kasus. Sebanyak 77.000 kasus dikontribusi oleh Mumbai, kota terpadat di Maharashtra dan India.

STIMULUS JUMBO

Penguncian 1,3 miliar orang di negara berkembang seperti India tentu saja menimbulkan ekses ekonomi. Pada 12 Mei, PM Modi mengumumkan paket anggaran sebesar US$265 miliar untuk penanganan Covid-19.

Menurut Financial Express, alokasi stimulus mendekati 10% produk domestik bruto (PDB) India. Rasio PDB untuk stimulus tersebut hanya di bawah Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan Jerman.

Anggaran bakal mengucur ke sektor kesehatan, pendidikan, bisnis UKM, hingga perusahaan sektor layanan publik. Terhadap perusahaan UKM yang berada dalam krisis, pinjaman akan dialirkan agar likuiditas mereka terjaga.

Kritik atas paket stimulus penanganan Covid-19 mengalir dari sejumlah analis ekonomi. Baik dari segi peruntukan, terlebih dari sumber pembiayaannya.

India perbatasan

Polisi berjaga di pos pemeriksaan polisi saat diberlakukan lockdown karena virus corona di New Delhi, India, Sabtu (28/3/2020). Perdana Menteri India Narendra Modi memerintahkan lockdown untuk membendung wabah virus corona di negaranya. Bloomberg/Anindito Mukherjee

Dikutip dari Financial Express, pemerintah India berencana menambah utang hingga US$159 miliar. Alhasil, defisit fiskal membengkak hingga 5,5-6,0 persen PDB dari proyeksi awal 3,5 persen.

Tantangan terberat India akibat karantina wilayah adalah naiknya pengangguran. Pada Maret, ketika penguncian belum dilakukan, tingkat pengangguran di India mencapai 8,8 persen. Selang dua bulan kemudian, tingkat pengangguran membengkak menjadi 24 persen.

Menurut Centre for Monitoring Indian Economy (CMIE), sebanyak 122 juta orang tak bekerja pada April. Namun, seiring dengan pembukaan pelan-pelan kegiatan ekonomi, terdapat tambahan 20 juta pekerjaan pada Mei.

Jika 20 juta pekerjaan telah dipulihkan, kita membuat kemajuan signifikan. Tapi tantangan tersisa adalah lima kali lebih banyak di angka 102 juta pekerjaan,” tulis laporan CMIE yang dikutip situs The EconomiTimes pada bulan lalu.

Bank Dunia memproyeksikan ekonomi India merosot 3,2 persen pada 2020. Penurunan itu, bila terjadi, adalah yang terburuk sejak 1979.

Relaksasi ekonomi mulai digulirkan pemerintah secara bertahap pada awal Juni. Usaha ritel seperti restoran dan hotel mendapatkan kesempatan perdana untuk memulai kegiatan kembali.

Meski demikian, pelonggaran itu tidak berlaku di seluruh India. Maharashtra, misalnya, memperpanjang karantina hingga 31 Juli.

Di sisi lain, perusahaan-perusahaan di India kini menawarkan sejumlah insentif untuk menarik pekerja kembali ke kota setelah eksodus besar-besaran ke desa saat lockdown diterapkan.

Beberapa perusahaan menjanjikan insentif, seperti, tiket perjalanan gratis, tempat tinggal, hingga makanan kepada pekerja mereka bersedia kembali ke kota dari kampung halaman. Sebagian perusahaan lain merekrut orang-orang baru dari lokasi terdekat. Ada pula yang melakukan keduanya.

India Covid-19

Suasana pedestrian di Mumbai, India, setelah pemberlakuan lockdown pada 25 Maret 2020/Bloomberg

Sayangnya, upaya India untuk pulih masih diadang oleh gelombang baru penyebaran Covid-19. Bahkan, India menyalip posisi Rusia sekaligus masuk ke jajaran tiga besar negara dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 terbanyak di dunia.

Dilansir Bloomberg, Senin (6/7/2020), menurut data yang dihimpun Johns Hopkins University, India mencatat 24.248 kasus baru Covid-19. Total jumlah kasus Covid-19 di Negeri Hindustan kini tercatat telah mencapai 697.413.

Capaian yang dicatatkan India membawanya naik ke posisi ke-3 daftar negara dengan jumlah kasus Covid-19, setelah Amerika Serikat dan Brasil, dan berada di jalur menembus proyeksi 800.000 kasus untuk bulan ini seperti yang dibuat oleh tim data ilmuwan University of Michigan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top