Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Blak-Blakan Gubernur Kalimantan Barat Tuding Sistem Zonasi Covid-19 Semu

Sutarmidji berpendapat sistem zonasi itu mudah untuk dimanipulasi oleh kepala daerah dengan tidak melakukan tes dan penelusuran kontak di tengah masyarakat untuk menjaring orang yang terinfeksi.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  11:50 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. - Antara
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -  Gubernur Kalimantan Barat  (Kalbar) Sutarmidji membeberkan sistem zonasi untuk menentukan tingkat kerawanan penyebaran Covid-19 yang diinisiasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak dapat digunakan untuk menakar kondisi riil epidemiologi di suatu daerah.

Sutarmidji berpendapat sistem zonasi itu mudah untuk dimanipulasi oleh kepala daerah dengan tidak melakukan tes dan penelusuran kontak di tengah masyarakat untuk menjaring orang yang terinfeksi.

“Kita bilang daerah kita hijau [ya] enggak usah dilakukan rapid test, nanti kan tidak ada kasus. Padahal itu [sistem zonasi] semu,” kata Sutarmidji saat memberi keterangan secara virtual di BNPB, Jakarta, pada Jumat (3/7/2020).

Dengan demikian, menurut dia, yang menjadi patokan itu justru bukan pada zona hijau di awal melainkan bagaimana suatu daerah dapat mengurangi transmisi lokal agar pada akhirnya dapat menurunkan tingkat penyebaran virus.

“Yang paling bagus itu bukan dari awal dia [zona] hijau, kalau tidak rapid test bisa hijau. Tetapi bagaimana dia merah lalu menajdi oranye, kuning dan kemudian hijau. Kita harus satu bahasa dan standar,” kata dia.

Sebanyak 112 kabupaten/kota masuk dalam zona hijau. Demikian catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait peta zonasi risiko penyebaran virus Corona di sejumlah daerah di Indonesia per 21 Juni 2020.

Selain itu, terdapat 188 daerah masuk dalam kategori zona kuning, 157 zona oranye, dan 57 kabupaten/kota masuk zona merah.

Kabupaten/kota yang masuk dalam zona hijau terdiri atas 74 kabupaten/kota belum terdampak Covid-19 dan 38 lainnya selama empat minggu terakhir tidak terjadi penambahan kasus positif baru. Untuk perinciannya bisa diakses melalui www.covid19.go.id/peta-risiko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan barat covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top