Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Virus Corona Tewaskan 60.000 Orang Lebih di Brasil

Jumlah kematian tambahan sebanyak 1.038 tercatat dalam 24 jam terakhir, hingga keseluruhannya menjadi 60.632 orang.
Kerabat menyaksikan para penggali berpakaian pelindung mengubur peti jenazah seorang pria, yang meninggal dunia akibat Covid-19 di pemakaman Vila Formosa, pemakaman terbesar di Brasil, di Sao Paulo, Brasil, Rabu (13/5/2020)./Antarann
Kerabat menyaksikan para penggali berpakaian pelindung mengubur peti jenazah seorang pria, yang meninggal dunia akibat Covid-19 di pemakaman Vila Formosa, pemakaman terbesar di Brasil, di Sao Paulo, Brasil, Rabu (13/5/2020)./Antarann

Bisnis.com, JAKARTA - Brasil melampaui angka 60.000 kematian akibat virus corona pada Rabu (1/7/2020), Kementerian Kesehatan mengatakan, seraya menyebut gelombang penularan baru di wilayah Selatan dan Barat Tengah negeri itu.

Jumlah kematian tambahan sebanyak 1.038 tercatat dalam 24 jam terakhir, hingga keseluruhannya menjadi 60.632, kata kementerian itu, memperbarui angka 60.610 yang diungkapkan sebelumnya pada Rabu karena ada tambahan data dari negara bagian Rio Grande do Sul.

Total kasus terkonfirmasi diperbaiki menjadi 1.448.753 dari 1.447.523, yang menandai kenaikan harian sebanyak 46.712 dari Selasa dan membuat Brazil sebagai negeri dengan wabah terburuk kedua di dunia di belakang Amerika Serikat.

"Ada penambahan dalam jumlah kasus Covid-19 di hampir semua negara bagian baik di wilayah Barat Tengah maupun Selatan yang , hingga dua atau tiga pekan lalu, memiliki sedikit kasus," Eduardo Marques Macjrio, pejabat kesehatan senior, mengatakan kepada jurnalis dalam konferensi pers.

Jumlah kematian di wilayah Selatan dan Barat Tengah tumbuh masing-masing 37 persen dan 36 persen, dalam pekan penularan yang berakhir Sabtu lalu, kementerian itu mengatakan, bertolak belakang dengan penurunan yang terlihat di Utara dan Tenggara dan kecenderungan stabilitas penularan di Timur Laut.

Di Selatan, skenario yang memburuk muncul setelah negara-negara bagian seperti Rio Grande do Sul dan Santa Catarina menjadi yang pertama mencabut langkah-langkah jaga jarak sosial.

Negara bagian Sao Paolo tetap merupakan pusat pandemi corona di Brazil, dengan lebih dari 15.000 kematian dan 290.000 kasus terkonfirmasi, menurut Kementerian Kesehatan.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Nancy Junita
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper