Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai Lusa Boleh Datang ke Thailand Tanpa Dikarantina, Ini Syaratnya

Pemerintah Thailand mulai membuka kehidupan dunia gembira mulai 1 Juli dan turis boleh datang tanpa dikarantina asalkan memenuhi syarat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  16:50 WIB
Suasana Bangkok, Thailand, pada 19 Juni 2020./Antara - Reuters
Suasana Bangkok, Thailand, pada 19 Juni 2020./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Thailand memutuskan untuk membuka kembali pub dan bar pada Rabu (1/7/2020) dan menyambut sebagian turis asing setelah tidak ada transmisi virus corona jenis Covid-19 selama 5 pekan.

Pub, bar, dan tempat karaoke bisa kembali beroperasi hingga tengah malam, selama mengikuti panduan keamanan seperti menjaga jarak 2 meter antarmeja.

"Konsumsi alkohol bisa mengurangi disiplin jadi akan ada pemantauan ketat sebelum tamu masuk," kata Taweesin Wisanuyothin, juru bicara juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 Thailand pada Senin.

Warga negara asing yang punya izin kerja, izin tinggal, dan keluarga di Thailand bisa memasuki negara, tetapi diwajibkan menjalani karantina selama 14 hari.

Taweesin mengatakan turis yang datang untuk perawatan medis tertentu seperti operasi plastik atau perawatan kesuburan juga boleh datang ke Thailand.

Turis untuk urusan bisnis dari Jepang, Korea Selatan, Singapura, China daratan, dan Hong Kong juga bebas dari masa karantina 2 pekan bila mereka punya sertifikat yang menunjukkan mereka bebas dari Covid-19 dan diperiksa saat tiba.

Regulator penerbangan di Thailand melarang penerbangan internasional sejak April. "Tidak ada proposal untuk mengubah penangguhan penerbangan dan pelancong bisa kembali dengan penerbangan repatriasi dan penerbangan istimewa," tuturnya.

Virus corona telah menelan korban 58 jiwa di Thailand, dan menginfeksi 3.169 orang, sementara 3.053 pasien dinyatakan sembuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

thailand Virus Corona

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top