Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menanti Bantuan Kemendikbud untuk Mahasiswa Terdampak Covid-19

Mahasiswa dan sekolah yang terdampak wabah Covid-19 akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Saeno, Devi Sri Mulyani
Saeno, Devi Sri Mulyani - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  13:41 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim - Istimewa
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan bantuan bagi mahasiswa dan sekolah yang terdampak wabah Covid-19.

Hal itu merupakan bagian dari empat langkah penting yang disiapkan Kemendikbud ter kait dampak wabah Covid-19.

Pada Selasa (23/6/2020) Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menyebutkan keempat topik tersebut meliputi Rencana Anggaran Kemendikbud tahun 2021 dan Program Indonesia Pintar, Profil Pelajar Pancasila sebagai bagian dari Peta Jalan 2020-2035,

Selanjutnya, bantuan untuk mahasiswa dan sekolah terdampak Covid-19, serta penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran dan tahun akademik baru di masa pandemi Covid-19.

Nadiem mengungkapkan hal ini sangat penting agar masyarakat mengetahui kinerja pemerintah menangani COVID-19.

"Masyarakat di tengah pandemi mengetahui bahwa kolaborasi antar-instansi sangat kuat dan kita kompak menangani Covid-19," ujar Nadiem seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (23/6/2020).

Apa yang disampaikan Mendikbud Nadiem Makarim tentu menjadi angin segar bagi kalangan mahasiswa juga sekolah yang terdampak wabah Covid-19.

Wabah Covid telah berdampak tak hanya bagi kesehatan masyarakat tapi juga dampak lainnya termasuk ancaman putus kuliah bagi mahasiswa.

Para mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi swasta sambil bekerja adalah salah satunya. Wabah Covid bisa membuat mahasiswa tersebut dirumahkan dari tempatnya bekerja sehingga berdampak pada kemampuannya membayar uang kuliah.

Selain itu, ada juga mahasiwa yang terancam putus kuliah karena orang tuanya menjadi korban PHK.

Pihak universitas tempat mahasiswa tersebut kuliah tentu menyiapkan langkah-langkah pelonggaran pembayaran uang kuliah. Tapi, di sisi lain, mereka juga harus memastikan arus dana kampus tempat terjaga.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan Kemendikbud menyiapkan dana bantuan Rp1 triliun untuk mahasiswa terdampak Covid-19.

Dalam keterangan secara daring, Jumat (19/6/2020), Nadiem mengatakan bantuan ditujukan untuk 410 ribu mahasiswa di perguruan tinggi swasta (PTS)  untuk meringankan biaya uang kuliah tunggal (UKT).

Dia menuturkan dana Rp1 triliun itu didapat dari sisa anggaran sebesar 4,1 triliun untuk beasiswa pendidikan tinggi pada tahun 2020.

“Sekitar satu triliun dana bantuan UKT disalurkan kepada mahasiswa di PTS. Ini khusus untuk pembayaran UKT yang sedang menjalankan kuliah tetapi bukan pemegang KIP Kuliah dengan kondisi keuangan yang rentan,” kata Nadiem kepada awak media di Jakarta.

Dijelaskan Nadiem, 410.000 mahasiswa penerima bantuan dana pandemi itu di luar 467.000 mahasiswa yang menerima biaya pendidikan mahasiswa miskin berprestasi dan KIP Kuliah.

Dana bantuan pandemi Covid-19 ini khusus untuk mahasiswa dengan kondisi keuangan yang terkena dampak pandemi.

Pernyataan Nadiem itu tentu menjadi harapan baru bagi sejumlah mahasiswa yang terdampak wabah Covid-19. 

Kini, mahasiswa, juga kampus tentu sedang menantikan bagaimana  implementasi bantuan yang akan diberikan Kemendikbud untuk mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud mahasiswa covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top