Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Seorang Spreader Asal Palembang Tularkan Virus Corona kepada Sembilan Orang

Menurut Indra, satu superspreader itu telah menularkan virus corona kepada istrinya, anaknya, saudaranya, tetangganya dan teman kantor istrinya.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  11:26 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Riau Indra Yopi membeberkan adanya satu super spreader berasal dari Kota Palembang yang menularkan virus corona kepada sembilan orang dekatnya.

“Kami mendalami terdapat superspreader satu kasusnya dari Palembang. Dua hari dirawat kemudian meninggal. hasil PCR-nya positif, begitu ditelusuri dia sudah mentransmisi virus corona ke sembilan orang baru,” kata Indra saat memberi keterangan secara daring di BNPB, Jakarta, pada Selasa (23/6/2020).

Menurut Indra, satu superspreader itu telah menularkan virus corona kepada istrinya, anaknya, saudaranya, tetangganya dan teman kantor istrinya.

“Hampir semuanya saat ini kami nilai dengan surveilans yang kuat itu memang imported case. Begitu kami bisa mengelola kasus Covid-19 pada bulan Mei hingga Juni pertengahan imported case ini agak sulit,” tuturnya.

Dia mengkritik pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru atau AKB di tengah masyarakat yang bertumpu pada hasil rapid test atau tes cepat.

“Karena memang hasil rapid test yang kami dapatkan angka negatif palsunya lumayan tinggi. Artinya, begitu dites PCR hasilnya positif,”

Konsekuensinya, menurut dia, provinsi Riau mengalami peningkatan kasus positif per hari terbilang tinggi pada pekan ini. Dia membeberkan peningkatan kasus itu terjadi karena adanya transmisi virus impor atau imported case dari luar daerah yang lolos tes cepat.

“Imported case semua, karena memang sudah dibukanya orang berpergian dan hanya mengandalkan rapid tes, ini menjadi kelemahan dan mungkin menjadi kritikan kepada gugus tugas,” kata dia.

Kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau terus meningkat dalam sepekan terakhir, dengan total kumulatif per 22 Juni 2020 menjadi 166 kasus.

Namun demikian, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Riau belum dapat menyampaikan klaster baru penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau per 22 Juni 2020, terdapat penambahan 24 kasus positif Covid-19 sehingga total kumulatif menjadi 166 kasus, dengan perincian sebanyak 41 orang dirawat, 117 sehat dan dipulangkan, serta 8 orang meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga meningkat menjadi 116 orang masih dirawat, 1.495 orang sehat dan dipulangkan, serta 176 orang meninggal dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top