Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Infeksi Virus Corona di AS dan Brasil Terus Menanjak, Kasus Global Sentuh 8,42 Juta

Penularan virus corona di AS dan Brasil masih terjadi sehingga jumlah kasus terus bertambah. Dua negara ini masih menduduki urutan kedua dengan kasus positif dan kematian tertinggi
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  06:06 WIB
Sejumlah kursi kosong tergeletak di area yang tutup di The Wharf, Washington, DC, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2020). Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbesar. Hingga Rabu (8/4/2020), kasus positif Covid-19 di Negeri Paman Sam itu telah mencapai 396.416 kasus. Bloomberg - Andrew Harrer
Sejumlah kursi kosong tergeletak di area yang tutup di The Wharf, Washington, DC, Amerika Serikat, Selasa (7/4/2020). Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbesar. Hingga Rabu (8/4/2020), kasus positif Covid-19 di Negeri Paman Sam itu telah mencapai 396.416 kasus. Bloomberg - Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA— Penularan kasus di negara dengan jumlah tertinggi yakni AS dan Brasil mengerek naik total kasus virus corona menyentuh 8,42 juta.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (19/6/2020), tambahan kasus baru di Amerika Serikat (AS) mencapai 25.606 atau naik 1,2 persen sedangkan dalam tujuh hari terakhir, angka penambahan kasus baru menyentuh 1,1 persen. Lalu, angka kematian naik 0,6 persen.

Lalu, Brasil melaporkan kenaikan kasus baru sebesar 2,4 persen yang mengantarkannya semakin dekat menyentuh level 1 juta kasus. Dari jumlah kematian, lonjakannya lebih tinggi yakni dengan 2,7 persen. Adapun, di Sao Paulo, ibu kota Brasil, kematian mencapai 11.846 dan kasus 192.628.

Hingga pukul 05.39 WIB, jumlah total kasus virus corona menyentuh 8,42 juta dan kematian 451.118. AS masih menduduki urutan pertama dengan total kasus corona 2,18 juta dan 118.296 kematian.

Di urutan kedua, terdapat Brasil dengan jumlah kasus positif 955.377. Dari situ, angka kematian akibat corona menyentuh 46.510. Disusul oleh Rusia dengan 560.321 kasus dan Inggris yang mencatatkan angka kematian akibat corona 42.373.

Bloomberg mencatat sejumlah negara bagian berkontribusi terhadap penambahan kasus secara total di AS. Setidaknya tiga negara bagian yakni Arizona, California dan Florida memecahkan rekor penambahan kasus harian tertinggi sejak pandemi dimulai.

Di Arizona, infeksi corona naik 6,1 persen atau terdapat 2.519 kasus baru dalam sehari. Tambahan kasus ini merupakan level tertinggi yang terjadi dalam 24 jam sehingga total kasus mencapai 43.445.

Kemudian, California mencatatkan kenaikan kasus sebesar 2,6 persen atau 4.084. Tambahan kasus baru secara harian ini juga yang tertinggi sehingga total kasus menjadi 161.099 dengan kematian naik 1,6 persen ke 5.290.

Rekor tambahan kasus harian juga terjadi di negara bagian Florida. Negara tersebut melaporkan tambahan kasus harian 3,9 persen dalam sehari. Angka ini melampaui rata-rata kenaikan kasus harian dalam tujuh hari belakangan yakni 3 persen. Dengan demikian, total kasus menjadi 85.926 dan kematian naik 1,4 persen menjadi 3.061.

Menanggapi kasus tambahan yang tinggi, pemerintah setempat mengeluarkan ketentuan penggunaan masker di luar ruangan. Gubernur California, Gavin Newsom mengatakan syarat baru ini diberlakukan ketika warga berkegiatan di toko, tempat kerja dan di luar ruangan apapun kegiatannya yang tak bisa menjaga jarak fisik 1,8 meter.

“Kami melihat terlalu banyak orang dengan wajah tak terlindungi—mempertaruhkan progress nyata yang kami buat untuk melawan penyakit,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil amerika serikat rusia inggris Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top