Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dukung Pengembangan Geopark, Kemenko Marves Pastikan Tak Ada Eksploitasi Alam

Pengembangan berbagai Geopark di Indonesia yang terus dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan peningkatan jenis pariwisata berbasis alam.
Seorang wisatawan duduk di atas gugusan batu granit di Geopark Tanjung Senubing, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (9/2/2020)./ ANTARA - M Risyal Hidayat
Seorang wisatawan duduk di atas gugusan batu granit di Geopark Tanjung Senubing, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (9/2/2020)./ ANTARA - M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi memastikan pengembangan geopark sebagai destinasi wisata tidak akan mengeksploitasi alam di dalamnya.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Safri Burhanudin mengatakan bahwa pengembangan berbagai Geopark di Indonesia yang terus dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan peningkatan jenis pariwisata berbasis alam.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa tidak akan ada eksploitasi alam, tetapi yang akan didorong adalah pariwisata alam yang berkelanjutan.

“Geopark artinya bukan hanya membangun, tetapi kelestarian alam juga mutlak. Pariwisata yang berkelanjutan dan bukan pariwisata yang mengeksploitasi, ada strateginya, semisal jumlah berapa orang wisatawan yang boleh masuk itu diatur,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2020).

Berdasarkan analisa para pengamat, wisatawan yang mengunjungi wisata alam cenderung bertambah akibat dampak pandemi Covid-19. Walhasil, fasilitas dan infrastruktur pendukungnya harus segera dibenahi.

Sementara itu, Plt Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Kosmas Harefa menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal pengembangan Geopark di Indonesia.

“Kami sedang mengawal berbagai ketentuan terkait Geopark di Indonesia. Apa yang kami lakukan sekarang adalah tetap memberikan dukungan kepada pengembangan Geopark Indonesia ke depan. Geopark ini sangat luar biasa kontribusinya terhadap perekonomian kita, demikian juga untuk kontribusi terhadap sektor pariwisata yang sekitar 35 persen,” paparnya.

Untuk diketahui, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan sebelumnya telah ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI).

Geopark atau Geological Park adalah wilayah dengan unsur geologi yang sangat kaya termasuk nilai-nilai dalam ekologi, arkeologi, sosiologi, seni, dan budaya.

Indonesia memiliki sekitar 15 Geopark dimana tujuh di antaranya adalah Gunung Rinjani, Danau Toba, Gunung Batur, Ciletuh Pelabuhanratu, Merangin, Gunung Sewu, dan Banyuwangi Geopark.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper