Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gempa Tektonik M 5,0 Guncang Morowali, Ini Keterangan BMKG

Gempa yang terjadi di wilayah Morowali, Rabu (17/6/2020) petang tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  20:02 WIB
Gempa yang terjadi di wilayah Morowali, Rabu (17/6/2020) petang tidak berpotensi menimbulkan tsunami. - Ilustrasi
Gempa yang terjadi di wilayah Morowali, Rabu (17/6/2020) petang tidak berpotensi menimbulkan tsunami. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memberi penjelasan tentang gempa tektonik M 5,0 yang mengguncang Morowali, Rabu (17/6/2020) petang.

Gempa terjadi pukul 18.10.23 WIB  dengan parameter update menunjuk ke angka magnitudo 4,8. Episenter gempa  terletak pada koordinat 2,75 LS dan 122,18 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 26 km arah Tenggara Morowali, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Gempa pada kedalaman 22 km itu tergolong jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Matano segmen Geresa.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan oblique turun (oblique normal)," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.

Guncangan gempa dirasakan di Bahodopi IV-V MMI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun ); Bungku IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ); dan Malili II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

Sejauh ini, menurut Rahmat, belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tambah Rahmat.

Hingga Rabu (17/6/2020) pukul 18.39 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa morowali

Sumber : BMKG

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top