Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korut Ancam Serangan Militer ke Korsel untuk Balas Propaganda Anti-Pyongyang

Korea Utara (Korut) mengancam untuk melancarkan serangan militer ke Korea Selatan (Korsel) untuk membalas aksi propaganda anti-Pyongyang yang dilancarkan di garis perbatasan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Juni 2020  |  10:40 WIB
Loading the player ...
Aktivis Korea Selatan menerbangkan tumpukan berisi sekitar 80.000 pamflet Anti - Korea Utara di perbatasan. Video: Youtube ARIRANG NEWS

Bisnis.com, JAKARTA - Korea Utara (Korut) mengancam untuk melancarkan serangan militer ke Korea Selatan (Korsel) untuk membalas aksi propaganda anti-Pyongyang yang dilancarkan di garis perbatasan.

Pyongyang atau Korut sudah kehilangan kesabaran karena pemeringah Korsel terkesan membiarkan gerakan propaganda tersebut.

Sudah saatnya untuk memutus hubungan dengan otoritas Korea Selatan (Korsel) dan melakukan pembalasan dengan kemungkinan kekuatan militer, kata seorang pejabat senior Korea Utara (Korut) pada Sabtu (13/6).

Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), Wakil Direktur Departemen Pertama Komite Sentral Partai Buruh Korea Kim Yo Jong, yang merupakan adik perempuan dari pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un, mengatakan bahwa dirinya telah memberikan instruksi untuk mengambil tindakan tegas.

Korut telah berulang kali mengecam Korsel sejak pekan lalu sebagai bentuk protes terhadap selebaran propaganda anti-Pyongyang yang dikirim oleh kelompok pembelot dan aktivis di sepanjang perbatasan. Pyongyang juga telah menutup kantor penghubung bersama dan memutus semua jalur komunikasi dengan pihak Korsel.

"Jika saya memberikan bocoran tentang rencana kami selanjutnya yang dikhawatirkan oleh otoritas Korsel, hak untuk mengambil tindakan selanjutnya terhadap musuh akan dipercayakan kepada Staf Umum tentara kami," ujarnya Sabtu (14/6/2020) seperti dilaporkan Xinhua.

Dia menegaskan tentara Korut akan dikerahkan karena warga sudah marah dengan ulah penyebar propaganda anti-Pyongyang. "Tentara Korut "akan menentukan langkah untuk mendinginkan kemarahan warga kami dan pasti akan melakukannya."

Kim juga mengatakan dia sepenuhnya mendukung pernyataan yang dikeluarkan oleh Jang Kum Chol, Direktur Departemen Front Bersatu dari Komite Sentral Partai Buruh Korea, pada Jumat (12/6) yang menyampaikan bahwa Pyongyang telah kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah Korsel dan memperingatkan masa-masa "penyesalan dan menyakitkan" ke depan.

Kim juga menuturkan, "keputusan bahwa kami harus memaksa para pembelot dan manusia sampah untuk menerima hukuman paling berat atas kejahatan mereka dan rencana aksi pembalasan yang kami buat atas dasar ini telah menjadi opini publik yang kuat di dalam negeri."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea Korea Utara korea selatan

Sumber : Xinhua/Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top