Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 6 Juni: ODP 46.571 Orang, PDP 13.347 Orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terkait dengan Covid-19 pada Sabtu (6/6/2020) mencapai  46.571 Orang, sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 13.347 orang.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 06 Juni 2020  |  15:55 WIB
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terkait dengan Covid-19 pada Sabtu (6/6/2020) mencapai  46.571orang, sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 13.347 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan data orang dalam pemantauan (ODP) yang diumumkan merupakan jumlah orang yang masih dalam proses pemantauan dan belum terkonfirmasi hasil pemeriksaannya per hari ini.

Yuri menyebutkan hari ini sebanyak 13.095 spesimen telah diperiksa, baik melalui pemeriksaan real time PCR maupun tes cepat molekuler (TCM). Angka tersebut berada di atas target pemeriksaan harian sebanyak 10.000 spesimen. Secara total, hingga hari ini telah diperiksa 394.086 spesimen.

"Kita dapatkan kasus konfirmasi positif 993 orang, sehingga total 30.514 orang," lanjut Yuri.

Disebutkan Yuri, Jatim tercatat mengalami kenaikan tertinggi sebanyak 286 kasus. Meskpun pada hari yang sama Jatim mencatatkan angka sembuh 154 kasus.

"DKI 104 kasus positif, dan berdasarkan kajian sebagian diperoleh dari tracing yang dilaksankan secara agresif terhadap kontak positif ditambah dari pekerja migran," urai Yuri.

Adapun jumlah pasien sembuh di DKI Jakarta tercatat sebanyak 85 kasus.

Sementara itu, di Papua tercatat penambahan 87 kasus, Sulsel 79 kasus, Sumut 68 kasus.

Ditambahkan Yuri ada 17 provinsi yang melaporkan kasus di bawah 10.

"Jumlah kasus sembuh juga mengembirakan, di Banten ada 36 kasus baru dan 41 sembuh, Kalbar 15 sembuh, kasus baru 10. Kepulauan Riau bertambah 4 kasus baru dan 12 kasus sembuh, Kaltim 1 kasus baru, 12 sembuh. dan Bengkulu tidak ada kasus, kasus sembuh 12 org," ujar Yuri.

Pada hari ini terdapat 464 kasus sembuh, sehingga secara akumulatif kasus sembuh mencapai 9.907. Sedangkan kasus meninggal tercatat bertambah 31 sehingga total menjadi 1.801.

Adapun orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 46,571, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) 13,347 orang.

Sebelumnya pada Jumat jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai  49.320 orang, sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) jumlahnya 13.952 orang.

Yuri mengatakan data orang dalam pemantauan (ODP) yang diumumkan merupakan jumlah orang yang masih dalam proses pemantauan dan belum terkonfirmasi hasil pemeriksaannya per hari ini.

Begitu pula untuk data pasien dalam pengawasan (PDP). Data yang disampaikan ke publik setiap hari ialah jumlah pasien yang masih dalam proses pengawasan.

“Kasus ODP dan PDP gambaran bahwa masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan, mengabaikan tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan tidak menghindari kerumunanan,” ujar Yuri, Jumat (5/6/2020).

Yuri mengatakan jumlah spesimen yang diperiksa per Jumat sebanyak  13.33 spesimen. Angka ini melampaui target yang diminta sebelumnya oleh Presiden Jokowi yaitu 10.000 spesimen per hari. 

Adapun, jumlah spesimen terkait Covid-19 yang telah diperiksa secara kumulatif hingga Jumat mencapai 380.973 spesimen yang berasal dari 256.810 orang.

Dari total spesimen yang diperiksa, hasil positif dengan pemeriksaan metode real time PCR mencapai 28.716 orang, sedangkan metode TCM mencapai 805 orang.  Dengan demikian  total kasus positif mencapai 29.521 orang. 

Adapun, jumlah hasil yang negatif secara kumulatif mencapai  227.289 orang dengan rincian melalui metode real time PCR 224.00 orang dan metode TCM 3.289 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Achmad Yurianto
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top