Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jatim Ribut Rebutan Mobil Tes Corona, Jabar Luncurkan Mobil Tes Covid. Ini Tampilannya

Kalau Jawa Timur ribut rebutan Mobil Tes Covid-19 pinjaman BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) justru meluncurkan puluhan mobil tes Covid-19 untuk mengawal pogram AKB 30 (Adaptasi Kebiasaan Baru di 30 Bidang0.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  08:42 WIB
Mobil Tes PCR Pemprov Jawa Barat. Foto: Instagram Ridwan Kamil
Mobil Tes PCR Pemprov Jawa Barat. Foto: Instagram Ridwan Kamil

Bisnis.com, JAKARTA - Kalau Jawa Timur ribut rebutan Mobil Tes Covid-19 pinjaman BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) justru meluncurkan puluhan mobil tes Covid-19 untuk mengawal pogram AKB 30 (Adaptasi Kebiasaan Baru di 30 Bidang0.

Masih terngiang-ngiang di benak kita ribut-ribut di Jawa Timur soal rebutan mobil tes Covid-19 bantuan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) antara Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim. Ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran laboratorium Covid-19 di daerah.

Tak ingin terjadi keributan seperti Jatim, Jawa Barat meluncurkan mobil Laboratorium PCR (polymerase chain reaction) standar BSL 3 (biosafety level 3) dan ditunjang puluhan mobil rapid test yang akan disebar untuk melakukan Sidak (inspeksi mendadak) ke beberapa wilayah Jawa Barat yang menerapkan new normal dengan istilah AKB 30 (Adapatasi Kebiasaan Baru 30).

Sebuah konsep yang dicetukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menerapkan new normal di 30 bidang kegiatan. Hal itu diungkapkan Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya @ridwankamil.

Ridwan Kamil menegaskan untuk mengawal AKB30 di zona biru/hijau, Gugus Tugas Covid Jawa Barat merilis armada mobil-mobil rapid test Covid-19 dan dengan didukung  PT Biofarma meluncurkan Mobil Laboratorium Swab PCR Covid-19 berstandar keamanan BSL3 (Biosafety level 3).

"Mobil Lab PCR BSL3 dan Puluhan Mobil tes covid akan dikirim ke kota/kab Se Jabar akan wara-wiri melakukan SIDAK di tempat2 keramaian dan kerumunan untuk memastikan tidak ada persebaran covid selama AKB ini juga meningkatkan rasio testing covid sebanyak mungkin sesuai standar WHO," tulis akun Instagram @ridwankamil yang diposting Senin (1/6/2020) itu.

Jabar, lanjut Ridwan, optimis mampu meredam dampak new normal AKB20, karena provinsi itu bisa mandiri dalam penyediaan reagen PCR dan kit rapid test, karena dihuni beberepa BUMN dan perusahaan swasta farmasi.

"Reagen PCR dan kit rapid test. yang bisa diproduksi oleh industri Jawa Barat, sehingga suatu hari tidak perlu impor lagi," tegas Ridwan Kamil.

Seperti apa bentuk mobil tes PCR BSL3 Jabar hasil kerja sama Pemprov Jabar dengan BUMN Biofarma tersebut. Lihat tampilannya dari Instagram @ridwankamil berikut ini.

View this post on Instagram

UNTUK MENGAWAL AKB30 alias adaptasi kebiasaan baru di 30 kegiatan di zona biru/hijau, Gugus Tugas Covid Jawa Barat merilis armada mobil-mobil tes covid dan bersama @biofarmaid kami menyiapkan Mobil Laboratorium Swab PCR covid dengan standar tinggi keamanan BSL3 atau Biosecurity Lab level 3. Mobil Lab PCR BSL3 dan Puluhan Mobil tes covid akan dikirim ke kota/kab Se Jabar akan wara-wiri melakukan SIDAK di tempat2 keramaian dan kerumunan untuk memastikan tidak ada persebaran covid selama AKB ini juga meningkatkan rasio testing covid sebanyak mungkin sesuai standar WHO. . Jawa Barat optimis, karena kami Insya Allah bisa mandiri dalam penyediaan reagen PCR dan kit rapid test yang bisa diproduksi oleh industri Jawa Barat. Sehingga suatu hari tidak perlu impor lagi. Jangan lupa 3 hal jika ingin selamat dari covid: 1. Pake masker. 2. Jaga Jarak (dan jaga perasaannya) 3. Cuci tangan. Semoga tindakan ini bisa menekan persebaran covid dan melindungi jiwa masyarakat Jawa Barat yang kami cintai Hatur Nuhun.

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar covid-19 rapid test
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top