Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mahfud MD Instruksikan Pengamanan Natuna dan Perbatasan Ditingkatkan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara yang baru menjadikan wilayah perairan Natuna dan daerah perbatasan sebagai perhatian khusus.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  17:23 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) didampingi Mendagri Tito Karnavian (kanan) memberikan keterangan pers usai mengadakan pertemuan di Jakarta, Selasa (4/2/2020). Pertemuan tersebut untuk membahas penanganan pengamanan ratusan WNI yang baru saja dievakuasi ke Kabupaten Natuna dari Wuhan, China. - Antara
Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) didampingi Mendagri Tito Karnavian (kanan) memberikan keterangan pers usai mengadakan pertemuan di Jakarta, Selasa (4/2/2020). Pertemuan tersebut untuk membahas penanganan pengamanan ratusan WNI yang baru saja dievakuasi ke Kabupaten Natuna dari Wuhan, China. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara yang baru menjadikan wilayah perairan Natuna dan daerah perbatasan sebagai perhatian khusus.

KSAL Laksamana Yudo Margono dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pekan lalu. Seminggu berselang, keduanya melakukan pertemuan dengan Menkopolhukam.

Dalam pertemuan tersebut, Mahfud MD meminta kepada KSAL agar Natuna menjadi perhatian khusus. Dia juga meminta agar pasukan TNI AL terus meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut, khususnya oleh Pangkogabwilhan 1.

“Saya berpesan agar TNI AL memperhatikan keamanan aktivitas nelayan-nelayan kita di Natuna, dan agar KSAL baru terus mencari terobosan dan kreativitas dalam upaya mempertahankan kedaulatan di laut,” katanya melalui keterangan resmi, Selasa (26/5/2020).

Sementara itu, Menko Mahfud meminta agar KSAU terus memperkuat pengamanan wilayah udara di perbatasan.

“Di tengah keterbatasan sumber daya yang tidak ideal, sungguh butuh pengabdian tinggi untuk dapat menjaga kedaulatan di udara. Harapan saya TNI AU tetap menjaga daya juang,” jelas Mahfud.

Di sisi lain, Menkopolhukam mengapresiasi kedua KSAL dan KSAU. Mereka dinilai telah berpengalaman dalam menjaga wilayah. Yudo Margono sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I. Adapun Fadjar Prasetyo sebelumnya menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md natuna
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top