Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tes Spesimen Naik, Rasio Kasus Positif Menurun. Tren Perlambatan Virus Corona?

Kurva epidemiologi kasus Covid-19 secara nasional kembali turun pada Minggu (24/5/2020) setelah sempat mencapai 973 kasus pada tiga hari lalu.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  21:21 WIB
Data kasus Covid-19 yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada hari ini, Minggu (24/5/2020) - Gugus Tugas Covid/19.
Data kasus Covid-19 yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada hari ini, Minggu (24/5/2020) - Gugus Tugas Covid/19.

Bisnis.com, JAKARTA — Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat kurva epidemiologi kasus virus corona (Covid-19) secara nasional kembali turun pada Minggu (24/5/2020) setelah sempat memuncak di angka tertinggi yakni 973 kasus pada tiga hari lalu.

Berdasar data yang dihimpun dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penurunan kasus baru pada hari ini sebanyak 447 jika dibandingkan dengan kasus tertinggi pada tiga hari sebelumnya.

Padahal, penurunan kasus itu juga dibarengi dengan kapasitas pemeriksaan spesimen yang stabil di atas 10 ribu per hari.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menuturkan kapasitas pemeriksaan mencapai angka 11.013 spesimen per hari. Rinciannya, Yuri mengatakan, angka itu diperolah dari 10.872 spesimen yang diperika melalui RT Polymerase Chain Reaction (PCR) dan 141 spesimen diperiksa melalui Tes Cepat Molekuler atau TCM.

“Hari ini juga masih terus kita lakukan verifikasi. Hasil pemeriksaan spesimen ini untuk kepentingan kita untuk tes masif dan tracing agresif,” kata Yuri saat memberi keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Minggu (24/5/2020).

Dengan demikian, menurut dia, pemeriksaan spesimen itu mesti diterjemahkan ke dalam usaha untuk melakukan penyelidikan epidemiologi yang nantinya bermuara pada isolasi ketat pada kasus-kasus yang ada di lapangan.

“Sementara jumlah spesimen dalam verifikasi per hari ini sebanyak 6.312 spesimen,” kata dia.

Selang tiga hari, sejak puncak kasus di tanggal 21 Mei lalu hingga 24 Mei 2020 terjadi penurunan positive rate atau rasio antara pasien positif dengan seluruh tes Covid-19 yang dilakukan sebesar 1 persen.

Dari pengamatan Bisnis, penurunan persentase postive rate itu terjadi pada dari semula 13 persen pada tanggal 21 Mei menjadi 12 persen pada 24 Mei.

Gugus Tugas mencatat adanya penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di Indonesia, sebanyak 526 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 22.271 kasus. 

Dia mengatakan data tersebut diperoleh hingga siang ini, Minggu (24/5/2020).  "Maka, total pasien yang positif kini yang telah terkonfirmasi menjadi 22.271 kasus,” ujarnya.

Selain itu, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 21 orang. Dengan demikian, hingga saat ini sudah ada 1.372 orang yang meninggal akibat virus SARS-CoV-2 di Indonesia. 

Di sisi lain, ada sebanyak 153 pasien yang dinyatakan sembuh. Dengan begitu, total ada 5.402 pasien yang telah sembuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top