Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesawat Pakistan Airlines Jatuh saat Menuju Karachi, Angkut 107 Orang

Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan mengatakan pesawat bernomor PK 8303 ini mengangkut total 107 orang yakni 99 penumpang dan 8 awak kabin.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  19:14 WIB
Petugas penyelamat memadamkan puing-puing yang terbakar di lokasi kecelakaan, di Karachi, pada 22 Mei/Bloomberg - AFP vi Getty Images/Asif Hassan
Petugas penyelamat memadamkan puing-puing yang terbakar di lokasi kecelakaan, di Karachi, pada 22 Mei/Bloomberg - AFP vi Getty Images/Asif Hassan

Bisnis.com, JAKARTA - Pesawat Pakistan International Airlines bertipe Airbus A320 jatuh dalam perjalanan dari Lahore ke Karachi, Pakistan pada Jumat (22/5/2020) waktu setempat.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (22/5/2020), Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan menyampaikan bahwa pesawat bernomor pernerbangan PK 8303 ini mengangkut total 107 orang yakni 99 penumpang dan 8 awak kabin. Namun, belum disampaikan secara resmi berapa jumlah korban jiwa.

Pemerintah Pakistan pun diketahui telah mengerahkan tentara untuk melakukan upaya pertolongan di lokasi kejadian.

Berdasarkan data layanan pelacakan penerbangan global Flightradar24, pesawat berbadan kecil ini diproduksi pada 2004.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyampaikan bahwa dirinya masih terus menjalin komunikasi dengan dengan pihak maskapai guna penyelidikan penyebab kecelakaan.

Kecelakaan pesawat ini menjadi insiden kedua dalam kurun waktu hampir empat tahun terakhir bagi penerbangan Pakistan.

Sebelumnya pada 2016, Pesawat jenis ATR-42 jatuh dan menewaskan 47 orang. Diduga kecelakaan tersebut terjadi akibat kerusakan mesin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airbus kecelakaan pesawat pakistan
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top