Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Prank Motor Jokowi, Istana Sebut Bukan Tanggung Jawab Presiden

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa panitia penyelenggara konser amal virtual tidak mempermasalahkan dengan mundurnya M. Nuh sebagai pemenang lelang motor listrik bermerek Gesits yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  16:33 WIB
Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits', di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits', di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Istana Kepresidenan mengklaim tak bersangkut paut dengan teknis pelelangan motor Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara konser amal pekan lalu.

"Itu kan sudah diserahkan kepada panitia. Panitia melelang. Nah dalam pelelangan itu menjadi masalah, karena menjadi masalah panitia menjadi tanggung jawab. Begitu, bukan Istana, bukan Presiden," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Donny Gahral saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2020).

Seperti diketahui pada pekan lalu, MPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar konser amal bertajuk Berbagi Kasih Bersama Bimbo. Dalam konser virtual tersebut, sebuah motor listrik dilelang dan kemudian dimenangkan oleh M. Nuh dengan harga Rp2,55 miliar.

M. Nuh mengaku sebagai pengusaha dari Kampung Manggis, Jambi. Namun, belakangan dia diketahui, sebagai buruh harian harian asal Jambi, dan tidak mampu menembus motor lelang tersebut.

Adapun Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa panitia penyelenggara konser amal virtual tidak mempermasalahkan dengan mundurnya M. Nuh sebagai pemenang lelang motor listrik bermerek Gesits yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.

"Kami sendiri merasa tidak ada masalah tidak ada yang dirugikan karena peminat motor listrik warna merah dengan tanda tangan Presiden banyak yang minati dan banyak yang ingin jadikan kenangan," jelasnya dalam konferensi pers di BNPB siang ini, (22/5/2020).

Seperti diketahui, M. Nuh mengalahkan Gabriele Mowengkang, seorang pengusaha Manado yang mengajukan penawaran Rp2,5 miliar, Maruara Sirait Rp2,2 miliar dan Warren Tanoesoedibjo Rp1,550 miliar.

Setelah kontroversi pemenang lelang motor itu, panitia memutuskan anak  Bos MNC Group Hary Tanoesudibjo, Warren Tanoesudibjo, menjadi pemenang membeli motor listrik tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi gesits Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top