Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perjalanan Karir Komarudin, Rektor UNJ yang Terkena OTT KPK

Komarudin ditangkap KPK dalam OTT bersama Kemendikbud, Rabu (20/5/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  07:49 WIB
Ilustrasi - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA - Rektor Universitas Negeri Jakarta Komarudin kena operasi tangkap tangan oleh  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibantu Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dia diduga berupaya  memberikan Tunjangan Hari Raya kepada pejabat di Kemendikbud.

 "Benar, KPK bekerjasama dengan Itjen Kemendikbud telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Karyoto, Deputi Penindakan KPK dilansir Tempo, Jumat (22/4/2020).

Mengutip dari laman resmi Universitas Negeri Jakarta, Komarudin merupakan rektor yang baru menjabat dalam periode 2019-2023. Komarudin terpilih sebagai rektor UNJ pada September 2019 lalu. Dia mengalahkan dua kandidat lainnya, Sofiah Hartati dan Paulina Pannen.

Kemudian, pria asal Indramayu itu dilantik sebagai rektor UNJ oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi saat itu, yakni Mohamad Nasir pada 26 September 2019.

Sebelum menjadi Rektor, Komarudin pernah menjabat sebagai Wakil Rektor II di kampus tersebut.

Dalam laman itu dijelaskan Komarudin merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pendidik PPKN Indonesia (AP3KnI) Jabodetabek, dan Wakil Ketua Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Jabodetabek. Selain itu ia juga anggota Dewan pakar Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU),

Sedangkan dalam perjalanan pendidikan tingginya, pria kelahiran 1964 ini menempuh di tiga kampus negeri di dalam negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud kepolisian OTT KPK

Sumber : Tempo

Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top