Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Kolong Jembatan, Wanita Pemulung di Magelang ini hanya Makan Sayur untuk Hidup

Kolong jembatan lama Sungai Elo Kota Magelang Jawa Tengah ternyata ada penghuninya, yaitu seorang wanita pemulung berusia 42 tahun, yang bertahan hidup hanya makan sayur.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  18:03 WIB
Pemulung memanfaatkan kolong pondasi jembatan (lihat panah) sungai Elo untuk tempat tinggal. Foto: modifikasi Google Maps
Pemulung memanfaatkan kolong pondasi jembatan (lihat panah) sungai Elo untuk tempat tinggal. Foto: modifikasi Google Maps

Bisnis.com, JAKARTA - Kolong jembatan lama Sungai Elo Kota Magelang Jawa Tengah ternyata ada penghuninya, yaitu seorang wanita pemulung berusia 42 tahun.

Dia mengaku tinggal di kolong jembatan sudah setahun dengan memanfaatkan kolong di pondasi ujung jembatan balley lawas Sungai Elo.

Sungai Elo membelah wilayah Kota Magelang di sisi barat dengan Kabupaten Magelang di sisi timur. Pemulung itu tinggal di kolong pondasi ujung jembata lama di sisi Kota Magelang.

Jembatan Balley peningggalan jaman Belanda itu masih kokoh berdiri, namun sudah dibangun jembatan baru yang lebih lebar di sebelahnya.

Berdasarkan laporan instagram @magelang_raya, pemulung itu mengaku selama Pandemi Corona hanya sanggup makan nasi tujuh kali dalam tiga bulan terakhir.

Untuk mengisi perut, pemulung yang mengaku berasal dari Kabupaten Temanggung (wilayah tetangga Kota Magelang) itu memasak sayuran singkong atau sayuran lain yang dia peting di sepanjang tebing sungai Elo.

"Medan yg terjal, sendirian, sering kedinginan saat hujan. tp hal itu ga menyurutkan smangat beliau untuk tetep hidup dengan ga merepotkan orang laen," tulis akun istagram itu.

Simak repertase Instagram @magelang_raya selengkapnya di bawah ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemiskinan magelang Tunawisma
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top